2 Bulan Tidak Melaut Nelayan Pukat Trawl, DPRD & Dinas Perikanan Asahan, Datangi Sat Pol Air Polres T.Balai

www.negaraonline.com, Tanjung Balai – AdanyaAdanya tegas yang dilakukan Satuan Polisi Air (Satpol Air) Polres Tanjungbalai dalam melakukan penegakan peraturan Permen Keluatan dan Perikanan No 71 Thn 2016 tentang jalur penangkapan ikan dan penempatan akat penangkapan ikan diwilayah pengelolaan perikanan negara Republik Indonesia, sehingga menerima anggota DPRD dan staf Dinas Perikanan serta Nelayan Pukat Trawl Kab. Asahan, guna berkoordinasi dengan Sat Pol Air Polres Tanjungbalai

Dalam rapat koordinasi tersebut, pihak Sat Pol Air Polres Tanjungbalai, akan tetap melakukan tindakan tegas terhadap Nelayan Pukat Trawl, apabila masih beraktivitas dengan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan,” tidak ada negosiasi kepada penegak hukum, apabila menyalahi peraturan “, Ucap Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai SH SIK melalui AKP Agung Basuni SH SIK, Rabu (24/10) diruang kerjanya.

Agung mengaku,” Sebagai aparat Penegak Hukum, tetap mejunjung tinggi Paraturan yang dibuat Pemerintah dan mengambil tindakan bagi siapa saja, bila ada yang melanggar maka kita tangkap dan melanjutkannya sampai ke persidangan “, Ucap AKP Agung dengan tegas.

Dikatakan Agung, pihaknya menghimbau, agar para nelayan, pukat tarik Trawl mengganti pukatnya atau bisa juga dengan melakukan swadaya, semisal anggota pukat tarik trawl untuk sementara ikut dengan nelayan lainnya,” Bila melanggar, kita tindak “, Pungkasnya menutup.

AKP Agung menambahkan, pihaknya sedang mendata para nelayan Pukat Trawl, semua ini dilakukannya, apabila para nelayan mendapat bantuan dari Pemko Tanjungbalai dan Pemkab Asahan,” semoga.bantuan ini cepat terealisasi ya bang “, Pungkaanya menutup.

Sementara setelah berkoordinasi dengan Kasat Pol Air Polres Tanjungbalai, H Chairuddin Anggota DPRD Asahan dari Komisi C dan Budianto dari Komisi B menemui para nelayan dan mengatakan, sesuai Peraturan menteri yang mengatur bahwa pukat hela dan Trawl dilarang, sehingga peran aktif bagi nelayan untuk mengganti alat tangkapnya,

Anggota Dewan dari Asahan ini memberikan arahannya,untuk menindak lanjuti nasib para nelayan Pukat Trawl, direncanakan akan berkoordinasi dengan Ditpol Air Polda Sumut, dan instansi terkait lainnya, untuk untuk berdiskusi dan mencari solusi para nelayan “, Bebernya.

” Para nelayan dari pukat Tarik Trawl agar menyusun dan mempersiapkan materi untuk musyawarah nanti, agar semua solusi dapat tercapai dengan makaimal “, Ucapnya Anggota DPRD Kab. Asahan.

Budianto menambahkan, para nelayan harus menahan diri, pihaknya sedang berusahan untuk mendesak Pemerintah, agar segera memberikan bantuan kepada Nelayan Pukat Trawl, Ujarnya.

” Kita akan menjembataninya dengan cara berkoordinasi dengan provinsi agar dapat mencari solusi bagi ibu ibu dan bapak bapak, mohon kiranya bersabar “, Imbuhnya mengakhiri.

Sementara salah seorang nalayan mengaku, ” Kami sudah dua tidak melaut pak,bagaimana kami ngasi makan keluarga, dan ini ada 250 boat yang sudah tidak beraktivitas / melaut dan, kami berharap Kasat Pol Air bisa berlaku adil, soalnya didaerah lain kok.bisa melakukan aktivitas kenapa disini enggak, ada apa ya, inikan sama artinya membunuh kami “, Ucapnya dengan ketus dan menutup.(Irawan)

Tinggalkan Balasan