2 Kurir Didor, Begini Kronologisnya

Medan, Negara Online – Personil Polsek Sunggal harus menembak 2 orang kurir narkotika jenis ganja asal Aceh yang membawa 37 Kg ganja lantaran berusaha kabur dari petugas saat dilakukan pengembangan di Jalan Ngumban Surbakti Kecamatan Medan Selayang, Senin (13/11/17).

Kedua tersangka tersebut yakni,
Sudirman alias Ditman alias Datok (20) dan Masih Nasri alias Adam (33) yang keduanya merupakan warga Aceh Utara. Selain itu, petugas juga mengamankan rekan tersangka, Syamsul Arifin (41) warga Medan Sunggal.

Informasi yang dihimpun, penangkapan tersebut berawal ketika petugas mendapat informasi jika ada 2 orang kurir narkoba asal yang membawa 37 Kg ganja dan menginap di Hotel Maltra Inn. Mendapat informasi itu petugas langsung turun ke lokasi.

Setibanya, petugas langsung meringkus keduanya. Dari pengakuan tersangka, barang haram tersebut disimpan di rumah rekannya, Syamsul Arifin (tersangka).

Dengan pengakuan itu, petugas menyusun rencana dimana kedua tersangka menyuruh rekannya tersebut untuk membawa 37 bal ganja ke hotel yang mereka tempati.

Ketika tersangka datang membawa 37 bal ganja, petugas langsung meringkusnya. Dengan barang bukti tersebut kemudian para tersangka diboyong petugas ke Polsek Sunggal guna pemeriksaan.

Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna ketika dikonfirmasi awak media mengatakan tersangka mengaku jika barang haram tersebut dibawa dari Aceh Utara dengan tujuan ke Pekanbaru.

“Barang haram tersebut akan diantarkan ke Pekanbaru, nanti setibanya di sana, ada yang akan menjemput ganja itu,” ungkapnya.

Wira menjelaskan bahwa dari pengakuan tersangka, mereka telah 5 kali melakukan aksi yang sama dengan upah Rp 350 ribu perkilogram.“Mereka mengangkut barang haram tersebut dengan menggunakan bus angkutan umum,” jelasnya.

Mantan Wakasat Narkoba Polresta Medan ini mengatakan bahwa disaat dilakukan pengembangan, kedua tersangka berusaha kabur sehingga petugas harus memberikan tindakan tegas.

“Para tersangka dikenakan Pasal 114 (ayat 2) sub 111 (ayat 2) sub 132 (ayat 1) dari UU No 35 tahun 2009 tetang narkotika dengan ancaman hukuman paling minimal 20 tahun dan maksimal hukuman mati,” kata Kapolsek.(Romeo/Riz)

Tinggalkan Balasan