4 Preman Diamankan dan Pembinaan

www.negaraonline.com, Tanjung Balai – Untuk mendukung keamanan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat khususnya Kota Tanjungbalai yang kondusif, Polres Tanjungbalai menggelar razia kebeberapa daerah diwilayah hukumnya.

Hal ini dilontarkan Kapolres Tanjungbalai AKBP Tri Setyadi Artono SH SIK MH didampingi Waka Polres Kompol Taryono SH SIK melalui Kasat Sabhara AKP Yani Sinulingga didampingi Kasubbag Humas Iptu Djumadi, Minggu (4/3) diruang kerjanya.

Operasi atau razia yang dilakukan personil Polres Tanjungbalai dari Satuan Sabhara bertujuan mengantisipasi kejahatan jalanan dan kekerasan yaitu premanisme diwilayah hukum Kota Tanjungbalai dan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan, pembinaan dan pencegahan terhadap penyakit masyarakat seperti premanisme dan kejahatan jalanan lainya ” Ucap Iptu Djumadi

Ia mengaku, razia yang dilakukan ada beberapa titik wilayah hukum Polres Tanjungbalai, alhasil diamankan empat orang laki laki yang melakukan pengutipan uang yakni Abdul Hafiz(25) warga jalan Jend. Sudirman Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, pengutipan uang dijalan Teuku Umar dengan BB Rp.5000, – Chandra Margolang(30) warga jalan Binjai, Kelurahan Semulajadi, Kecamatan Datuk Bandar Timur, pengutipan dijalan Veteran, Kelurahan Indra Sakti Kecamatan TBS dengan BB Rp. 6000, -Panggong Hasibuan(51) warga jalan Mahoni, Kecamatan Datuk Bandar, pengutipan liar dijalan Teuku Umar, Kecamatan TBS dengan BB Rp. 4000 dan Sahrial (40) warga jalan Singosari Kecamatan STR, tepat pengutipan dijalan Mesjid, dengan BB Rp. 4000.

Selanjtnya, keempat pria ini, digiring ke Markas Komando Polres Tanjungbalai, dilakukan introgasi dan pembinaan serta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatanya lagi, setelah itu disuruh pulang kerumah masing masing, Ucapnya

Kasubbag Humas menjelaskan, razia yang dilakukan termasuk untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat.

Sebab tindakan kriminalitas biasanya diawali dari kelompok masyarakat tertentu yang pada akhirnya menjurus pada tindakan yang dapat melanggar hukum maupun tindak kejahatan lainnya,” Masyarakat berikan informasi bila menemukan keanehan, kejanggalan, terkhusus ditingkat lingkungan,” Tukasnya menutup..(Irawan)

Tinggalkan Balasan