UU ITE Menangkal Paham Radikalisme Terhadap Dunia Pendidikan

www.negaraonline.com, Asahan – Dinas Pendidikan Asahan bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Kisaran menggelar penyuluhan hukum kepada pelajar terkait undang-undang ITE, penyuluhan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk menangkal paham Radikalisme terhadap dunia pendidikan.

Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan sehari tersebut mengambil tema “Undang-Undang ITE dengan tujuan Menangkal Paham Radikalisme Terhadap Dunia Pendidikan” dilaksanakan diaula Disdik Kabupaten Asahan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Asmunan S.Pd kepada wartawan.

Sebagai Kepala Dinas Pendidikan beliau menegaskan dewasa ini perkembangan informasi begitu pesat melalui sosial media dapat diupload kapan saja sehingga degan mudah dan gampang mendapatkan informasi.

“Jika informasi atau yang diakses disosial media tentang berbagai disiplin dibidang ilmu pendidikan, masih lebih baik, namun ditakutkan banyaknya berita bohong (hoax) dapat menjerumuskan para generasi muda,” cetus Asmunan.

“Akseslah materi dunia ilmu pengetahuan agar mampu sebagai filter mana yang bermanfaat atau tidak,” sembari menambahkan bahwa kita berada diera kemajuan ilmu pengetahuan yang luar biasa, khususnya dibidang informasi dan teknologi.

Lebih jauh Kadisdik Asahan mengatakan, dengan media digital yang ada saat ini kita bisa berhubungan luas dengan dunia internasional.

Sehingga, sudah saatnya dunia pelajar kita dibentengi dengan pendidikan Karakter Bangsa agar anak-anak bangsa ini dapat menyaring mana yang baik mana yang buruk, jelasnya.

Sementara Kepala Kejari Asahan yang diwakili Kasi Intel kejari Kisaran Boby Sirait SH memberikan penjelasan bahwa saat ini pelangaran terhadap undang-undang ITE sedang lagi marak-maraknya “dan keberadaan kita disini adalah sebagai upaya memberikan pencerahan, penyuluhan dan pengetahuan hukum terkait permasalahan ini, tandas Boby. (FR)

Tinggalkan Balasan