Akhirnya Spesialis Pembobol Mini Market Dibelengsingkan Reskrim Polres Asahan

www.negaraonline.com, Asahan – Tiga pelaku spesialis penjarah mini market antar kabupaten terpaksa diambil tindakan tegas secara terukur karena mencoba melakukan perlawanan saat dibawa pengembangan tim gabungan Polres Asahan, Tebing Tinggi dan Polres Serdang Bedagai.

Kapolres Asahan AKBP Yemi Mandagi, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja SIK menyebutkan pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan itu berawal dari beberapa laporan yang diterima masing – masing Polres, seperti salah satunya laporan yang diterima Polsek Pulau Raja pada tanggal 19 Oktober 2018 yang lalu.

Baca juga http//www.negaraonline.com/sebelum-terjadi-hal-yang-tidak-diinginkan-ketua-fpi-dan-ketua-mui-minta-polisi-mendengarkan-aspirasi-masyarakat

Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Polres sejajaran.

Signal terkoneksi dari informasi Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi dan mengamankan M Nurdani (37) warga Dusun VII desa Bantan Kecamatan Dolok Masihul di salah satu rumah di kawasan Kampung Kaling Kota Tebing Tinggi.

Dari interogasi Nurdin mengakui melakukan perampokan bersama tiga orang rekannya yang tinggal satu kampung.

Pelaku melakukan kejahatannya menggunakan senjata api dan senjata tajam, ” satu pucuk pistol jenis revolver dan golok ikut diamankan,” ujar Kasat Reskrim. Rabu(31/10/18)

Tim yang sudah melakukan pengejaran kemudian mengamankan Hariyadi (38) dan Hafis Purba (32), ” bukan hanya pelaku, pihaknya juga berhasil menyita barang bukti senjata yang digunakan termasuk barang – barang hasil curiannya,” sebut Ricky.

Dijelaskan Ricky ketiganya merupakan spesialis pembobol mini market seperti Indomaret, Alfa Mart. ” Barang – barang yang dicuri meliputi barang – barang yang memiliki nilai jual yang tinggi seperti rokok dan susu, begitu juga sepeda motor serta handphone milik pekerja juga ikut disikat yang totalnya dari tiga lokasi sekitar Rp.70 juta.” Jelas Kasat Reskrim.

Diakhir kalimat Kasat Reskrim menyebutkan selain ketiga pelaku, pihaknya saat ini masih melakukan pengejaran terhadap satu orang pelaku lagi yang identitasnya sudah dikantongi.(Bawadi)

Tinggalkan Balasan