Aktivis Siap Menjadi Garda Terdepan, Bila Polres Diprapid

Asahan, Negara Online – Terkait adanya kegiatan OTT yang dilakukan pihak unit Tipikor Satuan Reserse Kriminal Polres Asahan, sejumlah aktivis mengapresiasi dan mendukung penuh serta siap digarda terdepan untuk.

Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Asahan, Julianto Putra, LH, SH yang sedang dalam pendidikan Program Magister Kenotariatan di Pasca Sarjana Umsu Medan.” Pasalnya, saya mendengar adanya ancaman dari Pemkab Asahan yang akan melakukan Prapid kepada Polres Asahan. Bila Dirut RSUD HAMS Kisaran ditetapkan sebagai tersangka,” kata Julianto Putra. Sabtu(11/11/17)

“Kami berharap kepada personil Polres Asahan jangan terlalu lama dalam menetapkan Direktur RSUD H. Abdul Manan Simatupang Kisaran sebagai tersangka, karena Pasal 1 butir 19 Pasal I butir ke 19 UU No. 8 tahun 1981 tentang KUHAP,” ujar Julianto Putra.

Dijelaskan Julianto, tertangkap tangan adalah tertangkapnya seorang pada waktu sedang melakukan tindak pidana, atau dengan segera sesudah beberapa saat tindak pidana itu dilakukan, atau sesaat kemudian diserukan oleh khalayak ramai sebagai orang yang melakukannya, atau apabila sesaat kemudian padanya ditemukan benda yang diduga keras telah dipergunakan untuk melakukan tindak pidana itu yang menunjukkan bahwa ia adalah pelakunya atau turut melakukan atau membantu melakukan tindak pidana itu.

Sementara itu, melalui hubungan seluler mantan Kabag Hukum, Syahrul Effendi Tambunan membantah akan melakukan Prapid,” Tidak benar itu, justru kami menghargai kinerja pihak kepolisian yang sedang melaksanakan tugas,” kata Syahrul Effendi yang saat kejadian baru saja dilantik menjadi Sekretaris Dewan.(Ruben Hutagalung)

Tinggalkan Balasan