Begini Cara Bupati Asahan Mendengarkan Aspirasi Masyarakatnya

www.negaraonline.com, Asahan – Tim Safari Ramadhan Pemkab Asahan tahun 1439 H/2018 M akan mengunjungi 202 Masjid dan Mushola se Asahan. Safari ramadhan dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan sebagai syiar dan dakwah islam.

Demikian dikatakan Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP saat berbuka puasa bersama dengan tim safari ramadhan serta masyarakat di pendopo rumah dinas bupati, Minggu (20/5/18).

Taufan menambahkan, Pemkab Asahan bersama tokoh masyarakat serta tokoh agama dalam setiap tahunnya senantiasa melaksanakan safari ramadhan, ini dilakukan semata untuk mengingatkan kepada masyarakat guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Taufan mengatakan setiap ASN yang telah dihunjuk sebagai tim safari bersama masyarakat dan tokoh agama harus melakukan kunjungan ke desa/kelurahan, hal itu dimulai sebelum berbuka puasa dilanjutkan sholat magrib, isya dan tarawih berjamaah.

Tujuan utama kunjungan safari ramadhan, selain untuk bersilahturahmi dengan warga yang jarang bertemu, sekaligus mendengarkan aspirasi warga demi kemajuan pembangunan dan mental spiritual masyarakat, terlebih lagi para pejabat Pemkab Asahan yang mengikuti safari Ramadan ini dapat mengetahui secara langsung persoalan persoalan yang ada di lapangan.

Taufan mengharapkan seluruh camat agar memfasilitasi tim yang akan melakukan kunjungan di daerah masing-masing, Pemerintah Kabupaten Asahan juga memberikan bantuan kepada Masjid/ Musholla yang akan dikunjungi tim Safari Ramadhan.

Bantuan yang akan diberikan berupa uang tunai untuk kemakmuran masjid dan barang berupa sajadah.

Kepada mubalig atau ustadz yang turut dalam tim safari Ramadhan, hendaknya dalam menyampaikan ceramah agama disamping tentang ibadah puasa ramadhan.

” Diharapkan memberikan pencerahan tentang pentingnya membayar zakat, berinfaq dan bersedekah, sekaligus mangajak masyarakat untuk tetap mencintai NKRI serta menghindari penyalahgunaan ideologi Pancasila, serta mengajak warga masyarakat untuk menolak adanya aksi radikalisme, terorisme serta komunisme,” ujar Taufan. (FR)

Tinggalkan Balasan