Begini Janji Kadis Perhubungan

www.negaraonline.com, Asahan -Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan dituding melakukan pembiaran terhadap sejumlah truk trailer yang saban pagi melakukan bongkar muat di badan jalan.

Ironisnya lagi bongkar muat tersebut berjarak lebih kurang 1,5 km dari gudang cargo milik Pemkab Asahan.

Amatan awak media dilokasi truk bertonase besar sedang melakukan bongkar muat berada di jalan Nusa Indah (Pabrik Benang), Senin (16/7) pagi.

Padahal, Jalan Nusa Indah dibangun Pemerintah Kabupaten Asahan bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas dari dan menuju Medan, Tanjung Balai dan Rantau Prapat.

Namun, anehnya justru badan Jalan Nusa Indah yang seyogyanya digunakan untuk memperlancar arus lintas malah dijadikan sebagai lokasi bongkar muat.

Parahnya lagi, sesuai informasi lokasi bongkar muat di badan jalan seputaran Jalan Nusa Indah dikelola oleh pihak preman.

“Bahkan dari informasi yang berkembang lokasi bongkar muat di Jalan Nusa Indah (Pabrik Benang) tersebut diduga telah mendapat persetujuan dari oknum Dinas Perhubungan Pemkab Asahan,”kata Adul (43), warga Sidomukti.

Jika bongkar muat di bahu jalan tersebut dilarang, otomatis sudah pasti operasional bongkar muat di lokasi jalan Nusa Indah dilarang dan diarahkan ke Gudang Cargo milik Pemkab yang berada di samping Terminal Madya Kisaran.

“Selain mendapat restu dari oknum Dishub, sudah barang tentu juga mendapat upeti dari kegiatan bongkar muat dimaksud. Kalau bongkar muat di gudang cargo milik Pemkab Asahan jelas setorannya ke kas daerah sekaligus menjadi sumber PAD,”terang Adul.

Kepala Dinas Perhubungan Asahan, M Yusuf mengatakan, kembali mengemukakan alasan klasik dengan menyebut, pihaknya telah beberapa kali melakukan penertiban.”Nanti akan kita tertibkan lagi,”katanya singkat.(FR)

Tinggalkan Balasan