BPBD Asahan Menerjunkan Satgas PB Kelokasi Banjir

www.negaraonline.com, Asahan – Tingginya intensitas curah hujan tiga hari terakhir mengakibatkan 128 KK di Kecamatan Setia Janji Kabupaten Asahan terendam banjir, Sabtu (20/10). Ke 128 KK tersebut tersebar di 2 desa dan 6 dusun, demikian dikatakan Kepala BPBD Asahan, H Syafruddin Harahap SH, Minggu (21/10).

Syafruddin menjelaskan Desa Sei Silau Tua sebanyak 4 dusun ( I, II, III, IV) dengan jumlah rumah tangga terdampak tergenang air sebanyak 80 KK/RT (236 jiwa). Desa Bangun Sari sebanyak 2 dusun ( VII, VIII) dengan jumlah rumah tangga terdampak tergenang air sebanyak 48 KK/RT (136jiwa).

Dampak tingginya intensitas hujan dalam 3 hari terakhir, baik di hulu (Kabupaten Simalungun, Toba Samosir, Kota Siantar dan Asahan berdampak naiknya debit air sungai di bagian hulu wilayah Asahan (sungai silo tua dan sungai silo) secara cepat dan signifikan. Kondisi ini mengakibatkan terdampak luapan air sungai sekitar pada pukul 22.00 Wib di desa Sei Silau Tua, diikuti tergenangnya desa Bangun Sari pada pukul 02.00 WIB.

Kondisi umum ini menggenangi rumah penduduk yang berlokasi rendah dan dekat dengan aliran luapan sungai. Kondisi ketinggian air mecapai 155 cm hingga 60 cm di dalam rumah yang berangsur surut menuju daerah yang lebih rendah/hilir hingga pukul 05.30 WIB.

Desa Sei Silau Tua ketinggian air sekitar 50-155 cm dan 20-50 cm di dalam rumah. Desa Bangun Sari ketinggian air sekitar 20-100 cm dan 10-60 cm di dalam rumah.

Hingga pukul 05.00 WIB kondisi air di desa Sei Silau Tua sudah surut secara total, sedang kondisi air di desa Bangun Sari hingga pukul 08.00 wib terpantau mengalami penyusutan secara perlahan.

BPBD Asahan menerjunkan Satgas PB ke lokasi bersama perangkat pemerintah dan warga dalam proses penilaian, penanganan dan evakuasi warga yang terdampak ke titik lokasi yang aman, terutama bagi bagi lansia dan balita.

Menghimbau dan berkoordinasi dengan dinas terkait dan perangkat daerah dilapangan agar senantiasa siaga dalam menghadapi kondisi saat ini maupun jika kondisi genangan air bertambah naik, sembari mempersiapkan posko siaga lapangan yang di sertai tenaga kesehatan guna mengantisipasi hidrasi.

Pemantauan secara berkala real time lokasi yang terdampak. Normalisasi n peninggian benteng aliran sungai Silo Tua hingga aungai Bunut Lama guna memperlancar aliran, dan menuntaskan dampak luapan.(FR).

Tinggalkan Balasan