Bupati Asahan Drs Taufan Gama Simatupang, MAP Gelar Pertemuan Dengan Pedagang Pasar Inpres Kisaran

www.negaraonline.com, Asahan – Seiring perkembangan zaman keberadaan pasar tradisional mulai tergerus dengan keberadaan pasar modern.

Namun, tak dapat dipungkiri keberadaan pasar tradisional masih tetap penting dan menyatu dalam kehidupan masyarakat.

Banyak masyarakat yang masih membutuhkan pasar tradisional dalam mencari kebutuhan pokok sehari – hari.

Selain itu, untuk merefleksikan ekonomi kerakyatan yang dapat menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat, pemerintah diharapkan dapat memperhatikan sarana dan prasarana untuk menunjang pertumbuhan pasar tradisional di daerahnya.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan dibawah kepemimpinan Drs. H. Taufan Gama Simatupang, MAP dan H. Surya, B. Sc selaku Bupati dan Wakil Bupati Asahan telah melakukan berbagai pembangunan, pembenahan, penataan serta pengelolaan terhadap berbagai Pasar Tradisional yang berada di Kabupaten Asahan termasuk Pasar Inpres yang berada di Jantung Kota Kisaran.

Hal itu dilakukan untuk menciptakan kondisi pasar yang bersih, rapi dan nyaman untuk melakukan proses jual beli antara pedagang dan masyarakat.

Terkait aspirasi pedagang Pasar Inpres Kisaran kepada Pemerintah Kabupaten Asahan tentang penertiban yang dilakukan kepada tempat dagangan mereka, Bupati Asahan Drs. H. Taufan Gama Simatupang, MAP melaksanakan pertemuan dengan pedagang di lokasi Pasar Inpres Rabu, 16 Mei 2018.

Turut juga hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Asahan, Penjabat Sekda Asahan, Ketua TP. PKK Asahan dan OPD Kab. Asahan.

Dalam sambutannya Bupati Asahan sangat menyayangkan sikap beberapa pedagang yang tetap berjualan melewati batas yang telah ditetapkan.

Beliau menagih janji para pedagang dalam pertemuan serupa yang pernah dilaksanakan 2 tahun lalu.

Beliau menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut telah didapat beberapa kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Asahan dengan Pedagang Pasar Inpres, yang salah satunya yaitu Pedagang setuju untuk tidak berdagang melewati batas yang telah disepakati.

Oleh karena itu, Bupati Asahan menegaskan bahwa pada dasarnya Pemerintah Kabupaten Asahan tidak melarang pedagang untuk melaksanakan proses jual beli namun hendaknya dilakukan pada tempat yang telah disediakan.

Terlebih, Pemerintah Kabupaten Asahan telah melaksanakan renovasi pada pasar inpres tersebut sehingga diharapkan Pedagang dapat melaksanakan proses jual beli pada tempatnya agar lebih tertib dan rapi serta tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitarnya.

Selanjutnya, beliau juga meminta kepada Satpol PP agar dapat menertibkan pedagang yang tetap berdagang melewati batas yang telah disepakati walaupun tanpa didahului dengan surat peringatan.

Karena hal tersebut sudah merupakan kesepakatan antara Pemerintah Kab. Asahan dengan Pedagang Pasar Inpres dalam pertemuan yang dilaksanakan di tahun 2016.

Ditempat yang sama, perwakilan dari pedagang Pasar Inpres Arnes Arbain mengapresiasi kunjungan Bupati Asahan di Pasar Inpres Kisaran.

Beliau juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian Orang Nomor Satu di Kabupaten Asahan tersebut terhadap aspirasi dari pedagang.

Selanjutnya, beliau menyampaikan bahwa pedagang pasar Inpres Kisaran bersedia untuk melaksanakan kesepakatan yang telah dibuat dengan Pemkab Asahan termasuk untuk tidak berdagang melewati batas yang telah ditentukan.

Beliau juga mengajak para pedagang untuk menciptakan suasana pasar yang kondusif agar masyarakat lebih tertarik untuk berbelanja di Pasar Inpres tersebut.(FR)

Tinggalkan Balasan