Bupati Karo : Jangn Lupakan Budaya Sejarah Tempo Dulu Perlu Dilestarikan

www.negaraonline.com, Karo – Ratusan masyarakat Desa Barus Jahe Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo tumpah ruah di halaman depan kantor camat, Sabtu (24/11/18) pukul 19.30 WIB, menonton pertunjukan Kesenian tradisional dari warisan budaya para leluhur yang menjadi identitas Suku Karo yaitu kisah legenda “Gurda Gurdi”,

Pertunjukan ini diselenggarakan bermula dari kesenian tradisi yang dikelola langsung oleh Karang Taruna, Kepala Desa Barusjahe yang bekerjasama dengan Rumah Karya Indonesia (RKI) berkolaborasi secara optimis mengembangkan dan menjadikan seni tradisi sebagai sumber koneksitas inspirasi,kreativitas, dan pengetahuan.

Hal ini dikatakan, Direktur kegiatan
Brevin Tarigan S.Pd, M.Sn, disela sela menerima kedatangan Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH didampingi oleh Anggota DPRD karo Thomas Joverson Ginting, sekaligus ucapan selamat datang dalam acara Gurda gurdi.

Baca juga :
http://www.negaraonline.com/terkait-perkembangan-game-zone-aktivis-segera-demo

Diuraikan Brevin, Gurda-Gurdi merupakan sebuah pertunjukan yang diangkat dari cerita rakyat seperti Gundala-Gundala. Perik si Gurda-Gurdi (burung Gurda gurdi) merupakan burung yang sangat dekat dengan Putri Raja yang diyakini sebagai jelmaan sakti dari seorang pertapa yang hebat, saat ditemukan di hutan. “Katanya mengutip kisah Raja Sibayak

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, mengatakan, sangat bangga dan salut dengan masyarakat Desa Barusjahe, karena tampak begitu antusias tidak memandang Usia, tua, muda,dan anak anak, hadir ratusan orang ikut menonton pertunjukan legenda Gurda gurdi, bahkan peran sebagai burung Gurda gurdi diperankan oleh anak anak dengan lihai memperagakan dengan penuh semangat , ” Ujarnya

Icon seperti ini, hendaknya dapat diterus kan dan dipertahankan kalau bisa ditingkatkan, jangan hanya sekali ini saja, dipertunjukkan, usahakan setiap tahun Pertunjukan seperti ini dapat ditampilkan dengan ide ide kreatif yang baru bila perlu spektakuler di buat acaranya ,” Sambung Terkelin

Di tambahkan, Terkelin “kepala desa bersama masyarakat duduk bersama adakan mufakat dan musyawarah, berapa diperlukan dana ADD yang perlu di keluarkan , untuk membuat acara Gurda Gurdi seperti ini, selain itu pemda Karo melalui Dinas Parawisata nanti, siap membantu dan memfasilitasi untuk kekurangan dananya, agar setiap tahun tampilan seni gurda gurdi dspat dijadikan tradisi Desa Barusjahe, Ungkapnya

Hal senada dikatakan Thomas Joverson Ginting, terkait Pertunjukan Gurda Gurdi ini, DPRD Karo juga mendukung, agar setiap tahun event seperti ini sudah terjadwalkan, sebagai salah satu memperingati sejarah budaya Karo masa dulu, dimana cerita tadi mengangkat sisi lain dari perik (burung) si Gurda-Gurdi, di mana ada pengorbanan dan kesetiaan yang tak ternilai terhadap sang putri raja,” kata Thomas dihadapan ratusan masyarakat Barusjahe

Lanjutnya, terkait adanya pembiayaan dana untuk dipentaskannya Gurda-Gurdi setiap tahun sebagai icon mengenang budaya sejarah, kami DPRD karo siap berkolaborasi dengan pemda Karo khususnya dinas parawisata, menampung anggaran jika memang sangat dibutuhkan dianggarkan, jika dana pengelolaan di desa tidak memadai, sesuai yang dikatakan Bupati tadi, ” Ucap Thomas meyakinkan.

Ditandai dalam acara Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Thomas Joverson Ginting Anggota DPRD karo disaksikan Danramil Barus Jahe, Kapten Inf K. Ginting, Kapolsek Barusjahe, Direktur kegiatan Brevin Tarigan, Kepala Desa barus jahe, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat Barusjahe, memberikan secara simbolis Sertipikat kepada perwakilan 2 (dua) orang anak yang telah berhasil menampilkan tarian Gurda gurdi yang diiringi dengan musik tradisional Karo.(Daris Kaban)

Tinggalkan Balasan