Cegah Melampaui HET, Pemkab Asahan Turunkan Tim

www.negaraonline.com, Asahan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Bidang Ekonomi tegaskan kepara agen pangkalan gas elpiji 3 Kg agar tidak berlaku curang dalam mendistribusikan gas ke masyarakat.

Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang, MAP melalui Muad fauzi Lubis, Kepala Bidang Ekonomi Masyarakat di Bapemas dan Pemdes Asahan, mengatakan monitoring dan pengawasan elpiji 3 kg pada saat bulan Suci Ramadhan di sejumlah kecamatan.

Dijelaskan, pihaknya melakukan monitoring ke sejumlah Kecamatan yang dinilai memiliki persoalan terhadap ketersedian gas subsidi.

” saat kami melakukan pengawasan didampingi pihak Pol PP, Perizinan, Perekonomian, Bapemas, Polisi dan unsur Pers ada menemukan beberapa kesalahan pendistribusian dan persedur,” katanya. Kamis(31/5/18)

Temuan dilapangan meliputi Harga Eceran Tertinggi (HET), diduga banyak yang dikangkangi pangkalan, begitu juga agen menjual gas kepangkalan melebihi harga yang ditetapkan dengan berbagai alasan.

” Gas subsidi tersebut juga banyak terjual tidak tepat sasaran atau banyak dijual di kedai-kedai, pangkalan tidak bisa menujukan izin dari Pemkab Asahan, tidak memasang harga HET dan kejanggalan lainya,” sebutnya.

Selanjutnya, atas temuan itu pihaknya akan memberikan peringatan keras kepada sejumlah agen dan pangkalan yang melakukan kesalahan dalam pendistribusian gas subsidi tersebut, tegas Muad.

Amatan awak media ini, menurut ketentuan, HET elpiji 3 kg di Kabupaten Asahan memiliki 3 jenis harga, yakni Rp 16.000/tabung, Rp 17.000 dan Rp 17.500/tabung sesuai wilayah yang telah ditetapkan Pemkab Asahan. (FR)

Tinggalkan Balasan