Cekcok Dengan Suami, Istri Jual Anak Kandung

www.negaraonline.com, Tanjung Balai – Seorang ibu rumah tangga (IRT) yang cekcok dengan suami, tega menerima uang dan memberikan buah hati hasil perkawinannya kepada orang lain untuk diasuh dan dipelihara, serta akan meninggalkan anaknya yang berumur enam tahun kepada orang lain untuk pergi merantau kenegeri Jiran Malaysia.

Hal ini disampaikan Kapolres Tanjungbalai AKBP Tri Setyadi Artono melalui Waka Polres Kompol Taryono Raharja SH SIK didampingi Kasat Reskrim AKPBurju Martahan Habonaran Siahaan SH  didampingi Kaur Bin Ops Ipda H Parapat dan Kasubbag Humas Iptu Djumadi saat memberikan paparan, Senin (5/3/18).
 
Dikatakan Kompol Taryono Raharja SH SIK, dengan adanya laporan Panggong Hasibuan(42) warga jalan Mahoni, Kelurahan Sijambi Kecamatan Datuk Bandar sesuai nomor pelapor :  LP.62/III/2018/SU/RES TG.BALAI tanggal 3 Maret 2018, maka personil Sat Reskrim Polres tanjungbalai melakukan penyelidikan dan pengembangan dilapangan dan berhasil mengamankan dirumah palaku N(36) warga jalan Durian, Gang Tapsel, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar.
 
” Antara Pelapor dengan terlapor tidak lain adalah suami istri, karena ada percekcokan didalam rumah tangga mereka sehingga pada bulan February sang ibu tega memberikan anaknya kepada orang lain, tanpa sepengetahuan sang suami “, Bebernya.
 
Waka Polres Tanjungbalai memaparkan, karena Panggong Hasibuan rindu melihat anaknya bernama Rehan Samudra berumur Enam (6) Tahun akhirnya pergi kerumah N, namun tidak menemukan hasil perkawinan siri keduanya atau buah hati mereka, Jelasnya
 
Karena dicari kemana saja tidak menemukan anaknya, Alhasil Sang ayah kandung resmi melaporkan hal tersebut, sehingga melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan ibu kandungnya Rehan Samudra dan menggiring ke Markas Komando untuk dimintai keterangannya.
 
Hasil penyelidikan pihak Sat Reskrim Polres Tanjungbalai kata Kompol Taryono Raharja SH SIK lagi, N yang tak lain ibu kandung Rehan Samudra mengaku, awalnya iya (N-red) minta tolong kepada temannya berinisial NH untuk mengasuh anaknya karena tidak sanggup membiayai anaknya dan akan merantau kenegeri Jiran Malaysia, serta ada menerima uang dari seseorang, Sebut Pria berpangkat Kompol ini.
 
Atas suruhan N tadi, Tambah Waka Polres, NH yang mempunyai kenalan dekat berinisial B (DPO) dan RWB segera dihubungi dengan mengatakan hal sama bahwa sang ibu tidak sanggup mengurus anaknya dan akan berangkat ke Malaysia. “RWB  pun menghubungi temannya serta membawa anak berusia enam tahun tersebut ke rumah DBB di Sei Kepayang”, Bebernya.
” Tidak ada respon dari DBB temannya, akhirnya RWB membawa Rehan Samudra atau anak berusia enam tahun tersebut kekenalan lainnya berinisial LS “, Katanya melanjutkan, LS yang memiliki menantu belum ada momongan, akhirnya mengambil Rehan Samudra dan memberikan uang sebesar Rp 2.800.000, kepada RWB, berharap dengan adanya Rehan Samudra kiranya membawa berkah didalam kehidupan keluarga Anaknya “, Ungkapnya.
 
Lebih Lanjut Dikatakan Waka Polres, dari pengakuan ibu kandung berinisial N akhirnya diketahui Rehan Samudra berada ditangan LS.” Kita masih melakukan penyidikan yang intensif serta masih menahan satu orang tersangka yaitu Ibu Kandung Rehan Samudra dan dikenakan pasal 83 jo 76F dari UU No 35 Thn 2014 tentang perubahan atas UU No 23 thn 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukum minimum 3 tahun dan maksimum 15 tahun “, Jelasnya.
 
” Sabar ya bang, untuk NH, RWB, DBB dan LS masih dilakukan pemeriksaan yang intensif “, Pungkas Waka Polres Tanjungbalai Kompol Taryono Raharja SH SIK mengakhiri paparannya.(Irawan)

Tinggalkan Balasan