Diduga Ditantang Pihak Game Zone, Ketua FPI Asahan Buat Status FB

www.negaraonline.com, Asahan – Dua hari sepuluh jam 6 tempat game zone tutup, lain halnya dengan 1 tempat game zone yang masih tetap buka dijalan Sisingamaharaja persisnya dekat dengan Pos Kota milik Polres Asahan masih tetap eksis dengan aktivas tembak ikan. Kamis(8/11/18)

Dimikian dalam tulisan status FB Ketua FPI Rudi Hartono yang juga mantan anggota DPRD Asahan, Hari ini tgl 8 nopember 2018 game zone yg brada di jln singamangraja mash bebas buka seolah olah mereka lah yg punya kekuasan yg bs  mngatur hukum nkri..

Lebih lanjut tertulis, Walau katanya polda ada datang di kisaran itu tdk ada artinya bagi mereka.. Wong enak cari makan koq dilarang.. Emang gua pikirin tu org2.mau siapa pun mrk.. Klw brani ya coba az.. Biar kita lawan.. Amak jang itu bah ucapan nya

Baca juga
http://www.negaraonline.com/terpublikasi-dimedia-komentar-para-tokoh-agama-dan-ormas-hari-ini-game-zone-tutup

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Kabupaten Asahan Andre Simatupang, melalui Kabid Porapar Fadly Siagian, menegaskan sebaiknya game zone yang ada di Kabupaten Asahan Sumatera Utara ditutup, karena sudah meresahkan masyarakat.

“Khususnya telah meresahkan warga Kota Kisaran yang menurut Bupati Taufan Gama Asahan, Kisaran adalah kota religius,” ungkap Fadly Siagian melalui telepon seluler miliknya.

Fadly menambahkan direncanakan pada Jumat 16 November 2018 pihaknya akan melaksanakan pertemuan di Disporapar, menyangkut game zone yang meresahkan masyarakat.

Nantinya dalam pertemuan akan dihadiri Kapolres Asahan, Dinas Perizinan, Satpol PP Asahan, MUI Asahan, tokoh agama dan unsur masyarakat.

Terpisah, Kabid Trantibum Satpol PP Kabupaten Asahan Siti Rosmita pertemuan itu dibenarkan
pihaknya sudah diberitahu soal pertemuan itu.

Sekedar informasi pihak Sat Pol PP mengakui, sebelumnya sudah melakukan teguran yang sama dengan semua game zone yang sudah meresahkan masyarakat.

Sat Pol PP Kabupaten Asahan sudah mengeluarkan teguran pertama kepada semua pengusaha permainan game termasuk lokasi yang di Jalan SM Raja itu.

“Kami sudah memberikan surat apabila dalam 15 hari ke depan ditemukan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) kami tidak segan-segan untuk menutup lokasi permainan game zone tersebut,” jelasnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Kabupaten Asahan, yang juga praktisi hukum Tumpak Nainggolan SH ikut angkat bicara terkait game zone yang masih beroperasi, jika terbukti adanya judi di permainan game zone berkedok ketangkasan itu harus ditindak tegas.

“Selaku warga Asahan saya meminta kepada pihak yang berwenang untuk menindak tegas semua bentuk perjudian apapun namanya,” tegasnya.

Selain Tumpak, sebelumnya tokoh Agama Ketua MUI Kabupaten Asahan H Salman Tanjung dan Ormas, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Fron Pembela Islam (FPI ) Rudi Hartono, wakil ketua DPRD Asahan Dahrun Hutagaol SH, Ketua Pemuda Muhammadiyah Asahan Rosmansyah, STP senada berharap game zone diduga ‘judi terselubung’ ditutup. (Tim)

Tinggalkan Balasan