Diperkirakan 20 Unit Rumah Di Sukaramai Porak Poranda Dilanda Angin Puting Beliung

Negaraonline.com, Karo – Kurang lebih 2 Jam berlangsung, hujan deras melanda dataran tinggi Karo mulai pukul 17:15 WIB sampai dengan pukul 20:00 WIB, tampak di beberapa titik seputaran ruas jalan inti kota Kaban Jahe air hujan tampak menyerupai anak sungai.

Dampak tersebut akibat tinggi nya curah hujan dan drenase/ parik di inti kota tak sanggup menampung debit air yang berlimpah, ditambah masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dalam membuang sampah, yang mengakibatkan banyaknya saluran drenase tersumbat kotoran sampah.

Rabu (06/03) sekitar Pukul 19:30 WIB awak media menerima laporan dari Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo Natanael Perangin angin bahwa,” telah terjadi bencana angin puting beliung di Desa Sukaramai, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, dampak dari kejadian tersebut kurang lebih 20 rumah rusak dan masih proses pendataan oleh petugas BPBD Karo,” jelasnya.

Masih menurut Natanael, bencana angin puting beliung yang terjadi tersebut di terima laporannya bahwa ada 2 warga korban mengalami luka ringan atas nama Ternalem Br Sembiring (53) dan Bila Br Sembiring (8), kedua korban sudah ditangani oleh tim medis dari Puskesmas yang di pandu langsung oleh Pemdes Sukaramai dan berkordinasi dengan pihak Camat Munte.

Begitu juga dengan warga yang rumahnya terdampak bencana sudah ditampung di masing masing rumah rumah tetangga (rumah keluarga) dan berkordinasi dengan PLN agar segera memperbaiki jaringan listrik karena kondisi saat ini mati lampu dan direncanakan besok Kamis (07/03/19) akan dilaksanakan gotong royong Pemerintah Desa dan Kecamatan beserta unsur terkait.

” Demi kenyamanan maka malam ini akan dilaksanakan jaga malam menjaga hal hal yang tidak diinginkan.” Sebut Natael.

Kembali Kabid Darlog BPBD Kabupaten Karo Natanael Perangin angin menegaskan, bahwa langkah awal tadi kita bersama Kepala Desa Sukaramai dan Camat beserta Kapolsek Munte dan Danramil Munte mendata korban dampak angin puting beliung.

” Selanjutnya kita pastikan warga terdampak aman dan terlindungi, begitu juga korban yang menderita luka luka kita pastikan sudah tertangani dengan baik, aset mereka yang belum terselamatkan karena kondisi malam dan mati lampu kita koordinasi dengan Kapolsek dan Danramil serta pemuda/Karang Taruna Desa Sukaramai agar melaksanakan jaga malam untuk menghindari hal hal yang tak diinginkan terjadi sehingga dapat menambah penderitaan korban,” pungkasnya. (Daris Kaban)

 

Tinggalkan Balasan