Dirajia Game Zone, Sat Pol PP Diintimidasi Panglima Talam

www.negaraonline.com, Asahan – Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja( Sat Pol PP) Kabupaten Asahan membuahkan hasil, meski efek dari pelaksanaan tugas penegakan Perda mendapat intimidasi dari para oknum media yang diduga pasang body dalam kegiatan yang diduga berbau judi. Rabu (21/11/18) di Kecamatan Simpang Empat

Hal tersebut dikatakan Kabid Trantibum Siti Rosemita Hasibuah saat menyambangi 88 game zone komplek pasar modern Mega Asahan Indah Kecamatan Simpang Empat.

Amatan awak media serangan terhadap Sat Pol PP dalam pemberitaan dilakukan oknum media yang diduga mendapatkan sejumlah recehan tidak nyambung. Pasalnya, setuasi Kabid Trantibum dalam kegiatan tersebut dirinya murni melaksanakan tugas mulia untuk kepentingan program Bupati Asahan.

Baca juga :
http://www.negaraonline.com/sempat-tutup-selama-tiga-hari-sat-pol-pp-asahan-razia-game-zone

” Kami tidak gentar dengan pemberitaan mengenai anggaran Sat Pol PP yang dipublikasikan rekan media lantaran kegiatan penertiban operasi permainan ketangkasan,”  ujar Kabid Trantibum yang digelar sejumlah awak media Mak Rose.

Lebih lanjut Curhat Mak Rose kepada beberapa awak media saat menunggu pengusaha 88 game zone awak media yang mempublikasi anggaran Sat Pol PP setelah terbit pemberitaan telah memohon maaf atas isi pemberitaan yang menyinggung kinerja Sat Pol PP.

” Kita  menjalankan tugas ini, sepeserpun tidak ada menerima sesuatu dari game zone. Gak gentar kita melaksanakan tugas penegakan Perda, bila perlu kita stanbykan 2 patroli 1 Tol Tondalmas Sat Pol PP didukung MUI dan FPI didepan permainan ketangkasan itu.” Tegas Kabid dalam ruangan 88 game zone.

Menurut Kabid Trantibum, ada 9 tempat permainan ketangkasan di Asahan yang salah satunya berada di Ledong Barat.” Semuanya akan kita tertibkan demi terwujudnya program Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP, yakni Asahan yang religius, sehat cerdas dan mandiri, ” sebut Rose.(Tim)

Tinggalkan Balasan