Ditargetkan Pemkab Asahan 2000 Unit Ramah Direhap

www.negaraonline.com, Asahan – Pemkab Asahan melalui Dinas Sosial telah mengalokasikan dana dalam APBD Asahan tahun 2017 sebesar Rp 13 Milyar.

Dana tersebut dipergunakan untuk melaksanakan program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RRTLH) sebanyak 2.000 unit yang tersebar di 13 Kecamatan. Satu (1) unit rumah mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 6,5 juta, demikian dikatakan Kadis Sosial, H Supriyanto MPd, Rabu (10/1/18).

Supriyanto menjelaskan tahun 2017 realisasi penyerapan RRTLH hanya sebesar Rp 12.616.500.000, dengan jumlah rumah yang direhab sebanyak 1.941 unit.

Harapan kita, 2.000 unit rumah bisa direhab dengan baik, namun yang terlaksana hanya sebanyak 1.941 unit rumah. Saya menilai pihak Pokmas sudah bekerja secara maksimal.

Supriyanto menjelasakan kendala yang dihadapi dilapangan karena sebahgian rumah yang akan di rehab belum bisa menunjukkan surat kepemilikan tanah dan rumah.

Sebab untuk melakukan rehab rumah, surat kepemilikan tanah adalah salah satu syarat utama, tanpa itu tidak bisa kita lakukan rehab rumah, ujar Supriyanto.

Ke 2.000 unit rumah tersebar di 13 Kecamatan yakni Teluk Dalam 50 unit, Setia Janji 147 unit, Aek Songsongan 70 unit, Aek Kuasan 70 unit, Rahuning 100 unit, Pulau Rakyat 85 unit, Sei Dadap 268 unit, Simpang Empat 184 unit, Air Joman 137 unit, Tanjung Balai 146 unit, Sei Kepayang Timur 185 unit, Sei Kepayang Barat 165 unit dan Sei Kepayang 393 unit.

Ke 59 unit rumah yang tidak terealisasi terdapat di Sei Dadap 18 unit, Simpang Empat 6 unit, Sei Kepayang Barat 5 unit dan Sei Kepayang Timur 30 unit, (FR)

Tinggalkan Balasan