Drs. H. Taufan Gama Simatupang MAP, Asahan Tergolong Heterogen

www.negaraonline.com, Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan menyambut kunjungan kerja Komisi D DPRD Provinsi Sumatera Utara di aula Bappeda, Kamis (1/3/18).
Anggota Legislatif yang hadir diantaranya Syamsul Qodri Marpaung Lc (F-PKS), Darwin Marpaung SAg dan rombongan.

Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli, Nazaruddin SH, menyampaikan selamat datang kepada pimpinan dan rombongan Komisi D DPRD Provsu.

Bupati Asahan dalam pidatonya menyampaikan gambaran umum Kabupaten Asahan yang merupakan salah satu kabupaten dari 33 Kabupaten/Kota yang ada di Propinsi Sumatera Utara. Asahan memiliki 25 Kecamatan, 117 Desa dan 27 Kelurahan
Kabupaten Asahan sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Batubara, sebelah Selatan berbatasan dengan Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Toba Samosir, sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Simalungun dan sebelah Utara berbatasan dengan Selat Malaka.
Potensi unggulan daerah Asahan yaitu perkebunan, pertanian dan hasil laut. Potensi yang belum termanfaatkan seperti batubara, kaolin dan energi listrik tenaga air.

Lebih lanjut Bupati Asahan menjelaskan masyarakat Asahan tergolong heterogen terdiri dari beberapa suku seperti, jawa, batak, minang, banjar, aceh dan lainnya, sedangkan agama yang di anut Islam, katolik, protestan, hindu dan budha.

Meskipun penduduk Asahan tergolong heterogen namun tidak pernah timbul persoalan yang siknifikan. Keberagaman suku dan agama ini merupakan kekuatan dalam membangun Asahan sesuai visi Pemkab Asahan yang Religius, Sehat, Cerdas dan Mandiri.

Bupati Asahan juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan perhatian Komisi D DPRD Provsu terhadap warga Asahan , sekaligus mendoakan agar anggota Dewan dapat mengemban amanah dengan penuh tanggungjawab dan memberikan kontribusi kepada masyarakat terutama masyarakat Asahan, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, pertanian, kesehatan dan dibidang lainnya demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (FR)

Tinggalkan Balasan