Forkopimda Hadiri Perayaan Natal Polres Asahan

Negaraonline.comAsahan – Keluarga besar Polres Asahan menggelar perayaan Natal di aula Hotel Sabty Garden Kisaran,  yang dihadiri Kapolres Asahan, AKBP Faisal F Napitupulu, Kajari Asahan, Robert H Hutagalung SH, Asisten II, John Hardi Nasution MSi, Ketua BAMAG Asahan, Perwakilan Dandim 0208/As, Perwakilan Danyon 126/KC serta undangan lainnya. 

Ketua Panitia AKP AS Siagian mengucapkan terimakasih atas dukungan dari Polres Asahan dalam mensukseskan perayaan Natal ini. Terima kasih yang sama juga disampaikan kepada seluruh umat Nasrani yang begitu antusias mengikuti perayaan Natal ini.

Kapolres Asahan AKBP, Faisal F Napitapulu mengucapkan semoga dengan perayaan Natal ini polisi dapat dipercaya masyarakat. “Mari kita jaga kondisi saat ini tetap aman dan kondusif sehingga pemilihan umum Legislatif dan Presiden tanggal 17 April 2019 berjalan sukses” kata Kapolres. Selasa (08/01/19).

Sementara Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP dalam pidatonya yang disampaikan Drs John Hardi Nasution MSi mengatakan dalam suasana Natal hendaknya memahami arti dan nilai-nilai kesederhanaan, perbaikan, perhatian terhadap kaum lemah dan cinta kasih sesama umat.

Di dunia dan di Indonesia telah terjadi berbagai gejolak, konflik, krisis, pertikaian antar etnis dan pemeluk agama serta pelanggaran HAM. “Melalui semangat Natal 2018 dan tahun baru 2019 kita mengambil pelajaran berharga dalam membangun kebersamaan, saling pengertian, hidup harmonis dan meningkatkan kehidupan umat dimasa mendatang” jelasnya.

Untuk membangun kehidupan yang harmonis bagi umat beragama, pemerintah mengeluarkan peraturan bersama Menteri Agama dan Mendagri no 9/2006 dan no 8/2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas kepada daerah atau wakil kepala daerah dan pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan forum kerukunan umat beragama dan pendirian rumah ibadah.

Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk mensukseskan Pemilu serentak Presiden dan Legislatif tahun 2019. “Jangan mudah percaya dengan berita-berita hoax, sara dan fitnah yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan kita. Berbeda partai, berbeda pilihan, boleh boleh saja, namun persatuan dan kesatuan NKRI harga mati”, ujar John.

Acara juga dirangkai pemberian penali kasih kepada para purnawirawan Polri dan para Pendeta oleh Kapolres Asahan sekaligus pencabutan luckydraw untuk para undangan yang hadir.(Bawadi)

Tinggalkan Balasan