FORMAPA Geruduk Kantor Bupati

Asahan, Negara Online – Sejumlah LSM(Lembaga Swadaya Masyarakat) yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Asahan (FORMAPA) menuding Dinas Kesehatan tidak bersih dari praktik tindak pidana korupsi. Pasalnya, para pendemo mensinyalir banyaknya jual beli proyek Tahun Anggaran 2017 dan juga dugaan Voucer jatah anggota dewan yang mengakibatkan kericuhan di Instansi tersebut. Rabu (8/11/17)

Dugaan itu dilontarkan para pendemo, saat menggelar aksi unjuk rasa, dihalaman Kantor Bupati Asahan. Selain itu para pengunjuk rasa juga menuding kebobrokan Dinkes(Dinas Kesehatan) yang mempekerjakan Konsultan Perencana Pengawas yang tidak memiliki SKA (Sertifikat Ketenaga Ahlian) yang melanggar UU nomor 2 Tahun 2017 serta dugaan mark up kegiatan swakelola Tahun 2017 yang berpotensi merugikan keuangan Daerah maupun Negara.

” Disamping itu kami juga memantau tentang uang KW (Kewajiban red.) sebesar 10 persen dari pagu anggaran yang kami sinyalir diwajibkan kepada rekanan sehingga berakibat rusaknya mutu pekerjaan dan tidak sesuai dengan rincian anggaran biaya, ” ujar Bormen Penjaitan, Ketua LSM TUMPAK.

Dalam statemennya, FORMAPA mendesak Bupati Asahan segera mencopot Kadis Dinkes, dan mendesak penegak hukum menyelidiki dugaan uang KW, serta memanggil dan memeriksa Kadis Dinkes selaku Kuasa Pengguna Anggaran atas beberapa pekerjaan atau kegiatan pada Tahun 2017 yang terindikasi korupsi.(Ruben Hutagalung)

Tinggalkan Balasan