Formapa Tuding Kadinkes Asahan Minta Uang KW

Asahan, Negara Online – Forum masyarakat peduli Asahan (Formapa) gelar aksi di kantor Dinas Kesehatan Asahan, Kamis (16/11/17).

Bormen Panjaitan dan Efi Hamdana selaku koordinator lapangan membacakan statement yang isinya menyatakan adanya dugaan jual beli proyek tahun 2017 dan banyaknya coucher anggota dewan.

Selain itu, Kadis Kesehatan, dr Aris dituding meminta uang KW sebesar 10 persen dari pagu anggaran kepada rekanan. Akibat uang KW tersebut membuat hasil dan mutu pekerjaan tidak sesuai Rincian Anggaran Biaya (RAB), sehingga dalam pengerjaan dilaksanakan asal asalan/amburadul.
Bobroknya hasil pekerjaan juga diakibatkan konsultan perencana /pengawas tidak memiliki Sertifikat Ketenaga Ahlian (SKT) dan ini melanggar UU No 2 tahun 2017.

Berbagai persoalan diatas mereka menuntut agar Bupati Asahan, Taufan Gama Simatupang mencopot jabatan dr Aris, mendesak Kepolisian dan Kejaksaan untuk menyelidiki dan memeriksa dr Aris terkait uang KW yang 10 persen.

Mereka juga mengatakan banyak proyek terindikasi korupsi diantaranya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat sebesar Rp 450.000.000, pertolongan persalinan, KB paska, perawatan bayi sebesar Rp 4.412.162.000, rehap pagar dan parkir puskesmas Mutiara sebesar Rp 100.000.000, rehap berat puskesmas dan rumah dinas kesehatan BP Mandoge sebesar Rp 500.000.000, pengadaan obat dan perbekalan kesehatan sebesar Rp 2.969.069.000, penyuluhan massal tentang program kesehatan sebesar Rp 120.383.850, survellans gizi /pelacakan gizi buruk sebesar Rp 119.600.850.

Mereka tetap memantau dan mengawal seluruh kegiatan di Dinkes Asahan yang menggunakan dana APBD dan APBN. Pantauan Portibi hingga usai unjuk rasa, tidak ada pihak Dinkes Asahan yang menemui para pemdemo tersebut. (Denan)

Tinggalkan Balasan