Game Zone Sampai Kecamatan Simpang Empat, Ketua PMII Angkat Bicara

www.negaraonline.com, Asahan – Ketua Pimpinan Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia(PC PMII) Asahan, Adlin Panjaitan angkat bicara soal maraknya dan menjamurnya permainan ketangkasan yang diduga perjudian di Kabupaten Asahan. Senin(26/11/18) melalui pesan singkat Wats App

Lebih lanjut Adlin mengatakan bahwa pihak Pemkab Asahan dan pihak penegak hukum di duga telah menerima setoran dari hasil game zone sehingga tidak mampu menutup usaha yang di sinyalir berbau judi tersebut.

Maka Adlin selaku Ketua PC PMII Asaha meminta dengan tegas kepada pihak Pemkab Asahan untuk segera mencabut izin usaha game zone karena di duga telah menyalahi aturan dan kepada Kapolres Asahan, AKBP Faisal Florentinus Napitupuluh SIK.M.H, untuk segera menindak lokasi yang diduga perjudian,” kami percaya kepada Kapolres Asahan yang baru ini dapat menutup usaha game zone yang sedang menjamur di Kabupaten Asahan,” sebut Adlin.

Baca juga :
http://www.negaraonline.com/terkait-perkembangan-game-zone-aktivis-segera-demo

Sebagaimana sejarah telah membuktikan disaat bapak Faisal menjabat sebagai Kasubdit III Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut tahun 2016 beliau dengan timnya turun ke Asahan untuk menutup usaha Muray Game Zone tepatnya di jalan Kartini Kisaran.

” Dahulu saja saat Bapak Faisal sebagai Kasubdit III Jahtanras berani, masak sekarang sudah jadi Kapolres tidak berani?? Kami akan menunggu gebrakan bapak di Asahan ini,” ujar Adlin

Lebih lanjut Adlin mengatakan bahwa pihaknya akan menunggu Pemkab Asahan untuk menyikapi ini kalau tidak ada juga tanggapan dan tindakan mereka akan turun kejalan untuk Menyikapi hal ini.

“Kami akan tunggu pihak Pemkab Asahan atau Polres Asahan jika tidak kami dan elemen masyarakat Asahan yang akan menutup lokasi permainan ketangkasan itu,” ujar Adlin.

Perkembangan permainan ketangkasan hingga kecamatan Simpang Empat, 88 game zone komplek pasar modern Mega Asahan Indah Adlin sangat menyayangkan semua pihak terkait yang memberikan izin.

Sementara Kapolres Asahan saat di hubungi melalui pesan singkat Wats App, senin(26/11/2018) terkait dugaan pihak penegak hukum menerima storan dari usaha game zone menyebut menyarankan akan tim peliputan game zone langsung bertemu dengan cara audensi.

Lebih lanjut dalam pesan Wats App balasan tentang game zone sedang dalam penyelidikan kalau ada unsur perjudian akan kita tindak tegas.(Tim)

Tinggalkan Balasan