H. Surya BSc : Sebelum Jalan Pemkab Dilintasi PT. VSC Harus Mencor Badan Jalan

www.negaraonline.com, Asahan – Pabrik Kelapa Sawit(PKS) milik PT. Varem Sawit Cemerlang melakukan tindakan provoatif dengan memakirkan truck tangki sarat muatan Cruide Palm Oil (CPO) tidak jauh dari rumah warga yang sedang meradang dengan PKS tersebut.

Bupati Asahan Drs. H. Taufan Gama Simatupang, MAP melalui Wakil Bupati H. Surya, BSc memerintahkan managemen perusahaan PT. VSC segera menarik truck tersebut dari akses jalan PTPN IV unit usaha kebun Pulu Raja di lingkungan VI dan VII Aek Kuasan.

Baca juga :  http://www.negaraonline.com/bambang-hs-akui-limbah-pt-sintong-masih-cemari-lingkungan-warga

Usai pertemuan dengan warga lingkungan VI dan VII diruang Mawar kantor Bupati Asahan H. Surya, BSc menerangkan Pemkab Asahan dalam rapat tersebut sudah memberikan solusi terbaik untuk menghindari terulangnya kembali insiden di Aek Kuasan.

” Dengan cara melarang PT. VSC melakukan aktivitas pendistribusian atau mobilisasi hasil produksi melewati akses milik PTPN IV kebun Pulu Raja yang melewati pemukiman warga masyarakat lingkungan VI dan VII sebelum permasalahan yang ada terselesaikan.” Kata Wakil Bupati.

Wakil Bupati Asahan juga menyebutkan PT. VSC dapat mempergunakan akses jalan milik Pemkab Asahan, namun PT. VSC juga harus mentaati aturan pemakaian kelas jalan, jalan milik Pemkab.

” Pemkab memiliki kelas jalan IIIC dengan kekuatan beban 8 ton, sementara kendaraan truck tangki CPO milik PT. VSC berkapasitas lebih dari 40 ton,” ujar H. Surya, BSc.

H. Surya BSc juga mengatakan bila kehendak PT. VSC tetap ingin melakukan pendistribusian hasil produksi CPO tersebut dengan menggunaan kendaraan yang ada sekarang, ” ya silahkan namun perbaiki terlebih dahulu jalan Pemkab dengan dicoor beton, setelah itu silahkan dilewati. Namun bila tidak, Pemkab tidak memberi ijin,” tegas H. Surya Bsc.

Pemkab meminta pihak manageman PT. VSC untuk segera menarik truck tangki CPO yang diparkirkan dekat pemungkiman warga masyarakkat.

” Hendaknya perusahaan tersebut tidak provokatif dan memancing kerusuhan dengan warga masyarakat setempat, warga masyarakat Aek Kuasan sejak dahulu dikenal guyub dan rukun,” kata Wabup.

H. Surya BSc meminta kepada perangkat desa dan kecamatan dapat kembali menyatukan warga masyarakat yang diduga terprovokasi. (FR)

Tinggalkan Balasan