Intensitas Curah Hujan Cukup Tinggi Akibatnya 5 Kecematan Terendam Banjir

Asahan, Negara Online – Intensitas curah hujan semakin meningkat terjadi di Asahan, sehingga mengakibatkan beberapa sungai dan anak sungai tidak lagi mampu menampung debit air sehingga luapan air menggenangi ruas jalan maupun pemukiman penduduk, seperti halnya yang terjadi di kecamatan Rahuning, Aek Ledong, Buntu Pane, Tinggi Raja dan Setia Janji, Kabupten Asahan.

Keterangan Syafruddin Harahap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Asahan saat dihubungi awak media, Sabtu (4/11) sekira pukul 19.00 Wib melalui selularnya membenarkan adanya luapan air dari beberapa titik sungai yang ada di wilayah Asahan, dan hingga malam ini luapan air masih menggenangi beberapa desa di Asahan, ujarnya.

Syafruddin Harahap mengatakan bahwa luapan air ini dikarenakan curah hujan di hulu sungai sangat tinggi, sehingga beberapa sungai yang ada ini tidak lagi dapat menampung debit air , seperti misalnya Sungai Sakur yang merupakan anak sungai Asahan yang sangat jarang mengalami luapan air, hari ini meluap dan menggenangi akses jalan hingga sepanjang 2 kilometer dengan ketinggian air mencapai 10 centimeter hingga satu meter, jalan yang tergenang air luapan sungai Sakur diantaranya jalan yang menghubungkan Simpang Es tepatnya berada di Titi Putih dusun VII desa Rahuning menuju ke Kecamatan Bandar Pulau.

Demikian juga luapan air sungai Asahan juga terjadi di dusun II desa Rahuning II Kecamatan Rahuning tepatnya di pinggir Jalinsum Sei Asahan sekitar Rumah Makan Status Quo menyebabkan 7 halaman rumah tergenang dengan ketinggian mencapai 75 centi meter, namun hingga malam ini belum ada warga masyarakat yang mengungsi.

Tim Tagana BPBD Asahan serta relawan sudah siaga di lokasi banjir, dan kami juga telah mengirimkan bantuan berupa beras, telur ayam, mie instan, gula dan perlatan dapur, maupun pakaian untuk anak sekolah dan keperluan untuk bayi yang keseluruhannya akan dibagikan kepada warga terkena dampak banjir dengan jumlah 40 Kepala Keluarga, bantuan tersebut kami dropping di dusun II ledong barat kecamatan aek Ledong.

Selain natura BPBD Asahan juga mengirimkan perahu karet yang akan digunakan untuk mengevakuasi warga bila diperlukan nantinya, ujarnya ( Beimen Damanik )

Tinggalkan Balasan