IPK Belum Keluar, PT SGM di Warning 2 Hari

www.negaraonline.com, Tanah Karo – Ketua tim monitoring, evaluasi dan pengendalian, penebangan kayu untuk Lahan Usaha Tani (LUT) bagi pengungsi Sinabung program relokasi tahap III, Ir Timotius Ginting memberikan peringatan keras (warning) kepada PT Siparanak Gabe Maduma (SGM) untuk segera mengurus Izin Pemanfaatan Kayu (IPK).

Hal itu disampaikan mengingat waktu yang diberikan kepada PT SGM untuk mengurus IPK-nya selama ini sudah cukup lama, namun sampai sekarang belum juga selesai. Sehingga pembersihan/penebangan kayu untuk LUT di Siosar bagi pengungsi Sinabung belum dapat dilaksanakan.

“Kita sudah membuat surat peringatan sebanyak dua kali kepada PT SGM, namun belum juga ada kabarnya. Untuk itu kita akan menunggu sampai dua hari kedepan,” ujar Timotius Ginting yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karo, Selasa (9/10/10).

Jika dalam tempo dua hari kedepan PT SGM tidak dapat menunjukkan IPK-nya, kita akan melaporkan kepada Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH, selaku pemilik kegiatan yang membuat Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) dengan PT SGM.

Dari awal ada dua perusahaan yang layak untuk melakukan kegiatan yang diajukan kepada Bupati Karo selaku pemilik kegiatan, Bupati menetapkan PT SGM sebagai pemenang.

Sebetulnya kondisi hutan yang akan dijadikan LUT seluas 480 hektar, sudah banyak kayunya yang ditebang sebelumnya. Sehingga luas yang akan dilakukan penebangan untuk sekarang ini hanya berkisar 200 hektar.

Kalau memang berbicara percepatan, seharusnya pihak BPBD sudah bisa bekerja di lahan yang sudah bersih itu, ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, pelaksanaan pembersihan/penebangan kayu untuk LUT bagi pengungsi Sinabung asal Desa Sukanalu, Sigarang-garang, Dusun Lau Kawar Kuta Gugung Kecamatan Naman Teran, dan Desa Mardinding Kecamatan Tiganderket seluas 480 hektar di areal hutan pinus di Siosar, belum dapat dikerjakan karena masih terkendala Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) PT Siparanak Gabe Maduma selaku pelaksana.

Padahal, kegiatan tersebut merupakan salah satu program percepatan relokasi tahap III bagi pengungsi Sinabung yang telah diinstruksikan Presiden Joko Widodo (Daris Kaban).

Tinggalkan Balasan