Isi Ulang Rp 5 Juta Bahkan Lebih, Kadis Kom Info Membantah

www.negaraonline.com, Asahan – Segudang persoalan yang diduga tak tercuat kepermukaan dilakukan melalui oknum pejabat, diantaranya dugaan Pemungutan Liar(Pungli) pelantikan 251 pejabat eselon IV dan 170 pejabat eselon IVa.

Masih segar dalam ingatan ketika pelantikan dan pengukuhan 251 pejabat eselon IV ditingkat Kecamatan hingga kelurahan baru – baru ini menimbulkan segudang persoalan.

Ditambah lagi pelantikan 170 pejabat eselon IV a pada masing masing dinas dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan pada tanggal 28 September 2018 yang baru lalu  juga menjadi buah bibir masyarakat Asahan.

Pasalnya pelantikan sejumlah pejabat eselon IVa  dan IVb pada tingkat kecamatan dan kelurahan tersebut diduga dipungut biaya alias di Pungli persatu orang sebesar Rp 5 juta bahkan lebih.

Informasi tersebut dikatakan beberapa orang pegawai yang baru di lantik dan bertugas dibeberapa kecamatan dan kelurahan yang tidak ingin disebutkan jati dirinya kepada awak media, Senin (22/10) disalah satu kecamatan di kabupaten Asahan, provinsi Sumatera Utara.

Sumber menyebutkan bahwa mereka cuma isi ulang ( Dikukuhkan ) masa ngisi pulsa lagi, sungguh luar biasa tidak berprkemanusiaan bahkan sampai ada biaya operasional (Ops)  yang di potong untuk menanggulangi kewajiban terkait dengan setoran pelantikan tersebut.

Dikatakan sumber bahwa pada beberapa bulan kedepan potongan operasional pegawai tersebut tidak di terima pegawai yang bersangkutan, hal itu disebabkan karena untuk membayar kewajiban.

Sementara kebutuhan untuk menambah keperluan pendidikan anak anak sebenarnya diharapakan dari biaya operasional dimaksud nyatanya saat ini harapan itu sirna.

Mengingat SK para pegawai yang baru dilantik sebelumnya telah di sekolahkan di salah satu bank yang ada di Kisaran untuk keperluan lainnya sehingga yang tersisa dan diperoleh setiap pada tanggal 1 cuma ratusan ribu rupiah, cetus sumber dengan nada kesal.

Sementara sejumlah pejabat eselon IVa dan IV b yang di lantik ditingkat kecamatan dan kelurahan adalah  Kasi Pemerintahan, Kasi PMK, Kasi Kesra, Kasi Pelayanan, Kasubbag Keuangan, Kasubbag Umum ditambah 4 orang perangkat Kelurahan dari 27 kelurahan yang ada di Kabupaten Asahan.

Sehingga dapat diperhitungkan bahwa total keseluruhan pejabat eselon IVa dan IVb berjumlah 251 orang x Rp 5 juta = 1,255 M.

Sementara pelantikan pejabat eselon IVa,  pada masing masing dinas tersebut dapat di perhitungkan 170 x Rp 10 juta = Rp 1,7 M, sehingga total keseluruhan yang di kumpulkan berjumlah Rp 2,955,000,000 itu masih hitungan kecil, bahkan diduga ada yg nyetor lebih, kata sumber lagi.

Terkait adanya dugaan Pungli atas pelantikan para  pejabat esolon IVa dan IVb yang di duga dikordinir oknum kecamatan tersebut, awak media lalu mencoba konfirmasi kepada Camat Kisaran Timur Irwandi   Selasa (16/10) disela sela acara kunjungan Posyandu di lingkungan V kelurahan Mutiara mengatakan belum ada kata Camat.

Saat di cerca berbagai pertanyaan  Irwandi sedikit gugup sambil mengatakan kalau kalian terlalu begini mana pula aku berani anu, ujar Camat berkilah.

” Kan kau bagus datang sama aku aja sama sama kita, ya kalaupun ada sedikit ya kasih sedikit, yaa… , ih kok ketawa, kok ngak ya udah kasikan aja gak ada lagi dana kumpul dah habis,” jawab Camat sedikit tak nyambung.

Tak sampai disitu awak media juga mencoba konfirmasi Sekda Asahan Taufik ZA, Siregar S. Sos, beberapa hari yang lalu usai acara cuci tangan pakai sabun yang di gelar di SDN 04 Selawan, mengatan gak ada itu, gak ada itu, gak ada itu sambil berjalan menuju mobil dinasnya lalu tancap gas.

Sementara baru baru ini, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan H. Rahmat Hudayat Siregar, S.Sos, MSi, saat di konfrmasi awak media di ruang kerjanya terkait terhendusnya kabar bahwa adanya dugaan Pungli atas pelantikan pejabat esolon IV di Pemkab Asahan baru baru ini mengatakan tidak ada itu bang dan tidak benar isu yang berkembang itu.

” Tidak ada pengutipan itu bang dan tidak mungkin itu di lakukan, di Pemkab Asahan abang sudah tau pejabatnya lama semua menjabat. Jika informasi seperti abang dapatkan, pastilah setiap ada pergantian pejabat. ” jawab Rahmat singkat kepada beberapa awak media.(Bawadi)

Tinggalkan Balasan