Kapolres Buka Jambore Ke IV PKS, Begini Komentar Dua Kadis

Negaraonline.com, Asahan – Deklarasi pelajar millennial road safety Jambore ke IV Patroli Keamanan Sekolah (PKS) Kabupaten Asahan tingkat SD SMP SMA SMK tanggal 25-27 Januari 2019 dilapangan Bunut BSP Victory, dimeriah atraksi dari Polisi Cilik (Pocik), Jumat (25/1/19).

Amatan awak media Negaraonline.com dalam acara turut dihadir Kepala Sataun Lalu Lintas (Kasat Lantas) AKP Rusbeny SIK, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Sofian MPd, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabupar) Andre Simatupang, dan beberapa Kepala Sekolah (Kepsek).

Acara tersebut bertemakan ” Menjadikan generasi muda Kabupaten Asahan pelopor tertib berlalu lintas serta terhindar dari kejahatan sosial dan Narkoba”.

PKS di Ketuai M Rizki Amd Kom, Sekretaris Umum Qomaruddin Bendahara Umum M Hari Dinata SPd. Sementara dalam kegiatan tersebut  Ketua Panitia M Iqbal Irmansyah Manurung SPd.

Kapolres Asahan AKBP Faisal Florentinus SIK MH dalam arahannya mengatakan pada saat ini angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih sangat tinggi,” negara kita Indonesia peringkat kelima korban paling banyak akibat kecelakaan,” sebut Mantan Kapolres Nias Selatan.

” Usia korban didominasi produktif atau masih muda antar umur 17 tahun hingga 35, membuat hati kita miris karena nyawa daripada generasi muda kita terbuang sia-sia dijalan. Jika dihitung perhari korban meninggal dunia dijalan akibat kecelakaan lebih kurang 80 orang,” kata Faisal.

Sesuai deklarasi majelis Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dengan program Decade Of Action (DOA) for roas safety dan pemerintah Indonesia menindak lanjuti dengan program rencana umum Nasional Keselamatan(RUNK) dan Polri mencanangkan program nasional Millennial Road Safety Festival (MRSF) dengan tujuan mewujudkan generasi millennial cinta lalu lintas menuju Indonesia gemilang.

” Kalian adalah generasi muda tunas bangsa kobarkan api semangat organisasi PKS ini, tirulah semangat yang dimiliki para pahlawan yang kita kenal sebagai pejuang dan pelopor kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya,” terang Kapolres Asahan.

Menurut Kadis Pendidikan Pemkab Asahan, kegiatan PKS ini harus terus ditingkatkan, ” karena dengangn kegiatan seperti ini akan menciptakan siswa/i yang disiplin, terarah serta bisa menanamkan rasa cinta berlalulintas,” ucap Sofian.

Kembali mantan Kadis Pendidikan Pemkab Deliserdang menambahkan komentar, bahwa menjadi PKS ini salah satu pilihan kegiatan ektrakurikuler di sekolah sebagai tempat penyaluran bakat dan minat siswa/i didik dari mulai tingkat dasar hingga atas.

Sementara itu, Kadis Porabudpar mengatakan kiranya melalui jambore ke IV PKS para siswa/i didik dari tingkat SD SMP SMA SMK menjadi pemuda/i yang dapat diandalkan untuk nusa dan bangsa kedepan dalam rangka mengurangi angka kejahatan.

” Dengan adanya PKS semoga dapat meningkatkan prestasi anak bangsa di negeri kita Indonesia yang kita cintai ini dan ditahun yang akan datang fisik dan mental pemuda/i semakin kuat dalam perwujudan berolah raga dan berbudaya,” ujar Andre.

Selain memberikan cendera mata kepada beberapa Kepsek, acara pembukaan jambore ke IV PKS diisi dengan hiburan atraksi dari Pocil binaan Polres Asahan yang membuat para hadiri terkagum dan tertawa. Informasi dari pria Melati Dua pemegang komando di Asahan direncananya penampilan Pocil akan tampil kembali pada acara puncak MRSF pada Minggu 24 Februari 2019 dilapangan Alun-alun.(FR)

Tinggalkan Balasan