Kerugian Negara Rp 1,3 M Massa Serbu Kantor Bupati

www.negaraonline.com, Batu Bara – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kerugian negara sebesar Rp 1,315 miliar akibat proyek pembangunan jembatan plat beton di Dusun V, Desa Kwala Gunung (KG), Kecamatan Lima Puluh, dinyatakan gagal total.

Hal tersebut diungkapkan Barisan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Batu Bara (BMP2BB) dalam aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Batu Bara di Lima Puluh. Rabu (21/3/18).

Menurut Koordinator Aksi Darmawan S Nasution dalam rilisnya yang dibagi ke media, berdasarkan laporan BPK ditemukan perencanaan dan pembangunan jembatan tidak memadai. Selain itu berdasarkan laporan uji beton BPK bekerjasama dengan Politeknik Negeri Medan didampingi PPTK, PPHP dan penyedia jasa CV MJT tanggal 27 April 2016 ditemukan kuat tekan dan plat lantai jembatan dikerjakan tidak sesuai kontrak.

Ditambahkan BMP2BB, pengerjaan proyek pembangunan jembatan plat beton yang dananya bersumber dari APBD Kabupaten Batu Bara tahun 2015 dilaksanakan CV MJT dengan kontrak Nomor 07-LP/APBD/LP/PPK/PUP-BB/2015 senilai Rp 1.446.831.000.

Pihak Dinas PUP Kabupaten Batu Bara menyatakan pengerjaan selesai 100 persen Nomor 07.LP/BAST/PPK/PUP-BB/2015 tanggal 22 Desember 2015. Selanjutnya berdasarkan SP2D Nomor 05984/SP2D/2015 tanggal 30 Desember 2015 telah dibayar lunas.

Sementara Kordinator lapangan Muhammad Azmi kepada sejumlah Wartawan mengatakan, seyogyanya semua nilai kerugian negara sudah dikembalikan karena limitnya sudah berakhir. Tapi kabar terdengar pengembalian baru Rp 300 juta.

“Sudah sepatutnya aparatur Pemkab Batubara, Kepolisian dan Kejari Batubara segera menindaklanjuti kasus ini. Lakukan pengusutan secara tuntas dan minta pertanggungjawaban oknum dan pihak yang terlibat secara hukum”, ujar Azmi seraya mengatakan usai aksi di kantor bupati pihaknya langsung memasukan laporan kasus itu ke Kejari Batubara. (Tim)

Tinggalkan Balasan