Ketua TP PKK Asahan Berharap Kepada Steakholder Tekan Angka Stunting

Negaraonline.comAsahan – Indonesia pada saat ini sedang mengalami masalah dengan stunting, hasil riset kesehatan dasar tahun 2013 menunjukkan prevalensi stunting mencapai 37,2 persen.

Meningkatnya kualitas hidup manusia dan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan penjabaran dari nawacita ke 5 dan ke 3. Namun upaya menghadirkan generasi emas Indonesia khususnya Kabupaten Asahan dibayangi kehadiran stunting yang masih mengancam.

Stunting merujuk pada kondisi tinggi anak yang lebih pendek dari tinggi badan yang seumurannya. Stunting terjadi diakibatkan kekurangan gizi dalam waktu lama pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Menyikapi hal tersebut TP PKK Asahan berkomitmen menekan angka stunting di Asahan.

Hal itu dikatakan Ketua TP PKK Asahan, Hj Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang MAP, Selasa (26/03/19).

Ragam kegiatan yang berhubungan dengan penanganan stunting telah masuk dalam program kerja TP PKK Asahan seperti memperbaiki gizi dan kesehatan ibu hamil, mendorong ibu-ibu untuk melakukan pemeriksaan kehamilan minimal 4 kali serta memberikan tambahan darah minimal 90 tablet selama kehamilan.

Disamping itu Ketua TP PKK Asahan selalu memberikan bimbingan dan motivasi kepada pengurus PKK Kecamatan hingga Desa/Kelurahan agar selalu memberikan pengetahuan kepada ibu ibu tentang petingnya memperhatikan kesehatan dan gizi pada masa kehamilan serta setelah ibu melahirkan.

Sebagai perwujudan keseriusan dalam menekan angka stunting di Asahan, Hj Winda secara rutin melaksanakan pertemuan dengan seluruh pengurus PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan. Bahkan Hj Winda sering terjun langsung untuk meninjau program senam ibu hamil, sosialisasi ibu hamil, dialog interaktif seputar kehamilan dan kesehatan ibu hamil dan cuci tangan pakai sabun.

Harapan Hj Winda kedepan dengan bantuan seluruh steakholder, angka stunting di Asahan dapat dituntaskan atau paling tidak dapat ditekan agar cita cita yang terkandung dalam nawacita membangun generasi emas dari pinggiran dapat terwujud. (Bawadi)

Tinggalkan Balasan