KPU Mempertajam & Mengasah Kemampuan Petugas KPPS di TPS

Negaraonline.com, Medan – Simulasi tata cara pemungutan suara disamping BIMTEK, pasti selalu dilakukan oleh PPS, ini diakukan untuk menunjang dan menguji sejauh mana kemampuan KPPS di TPS atau Tempat Pemungutan Suara, dapat berhasil dalam mencapai hasil yang maksimal, disamping sebagai pembelajaran walaupun nantinya tidak persis sama dengan dimasing masing TPS.

Demikian sambutan Ketua KPU Sumatera Utara, Benget Silitonga yang langsung hadir dalam acara simulasi tersebut, ikutilah acara ini sampai mengerti dan nantinya akan kita diskusi lagi di kelurahan masing masing, apabila ada yang kurang di mengerti katanya dalam pidato tanpa teks tersebut hadir juga  dalam kegiatan ini ketua KPU Medan Rinaldi.

Pagi ini jam 9.00 WIB Kamis (11/4/2019) diadakan simulasi tata cara pemungutan suara, yang dilaksanakan oleh PPS (Panitia Pemungutan Suara )kecamatan medan petisah .Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempertajam dan mengasah kemampuan petugas KPPS di TPS masing masing.

Menurut salah seorang petugas ,seharusnya dalam kegiatan ini harus diambil satu orang perTPS, sehingga anggota yang telah mengikuti simulasi tadi, dapat memberikan petunjuk tentang cara pemilihan kepada temannya yang lain di TPSnya masing masing nantinya,ini kan hanya dipilih secara dari setiap kelurahan kurang lebih 20 orang perkelurahan,rasanya kurang tepat.

Tapi solusinya bisa juga dengan pembekalan sekali lagi di PPS kelurahan masing masing ,kata Pak juntak  salah satu anggita PPS kelurahan sei putih tengah,tapi mungkin waktu yang mepet seminggu lagi kita masih repot ni katanya,karena pembagian -formulir C6, pendataan pemilih setiap lingkungan rasanya persiapannya kurang maksimal sedikit, kata petugas yang lainnya, disamping yang kita pikirkan masalah waktu,juga masalah dana, kalau kita lakukan pembekalan,katanya.

Pada kegiatan ini ,banyak juga anggota yang tidak diundang datang menghadirinya, seperti anto(40 thn)anggota TPS 10,mengatakan bahwa dia telah permisi dari tempat kerjanya ,hanya untuk menghadiri kegiatan ini,agar dapat mengerti,bagaimana tekhnisnya dilapangan, karena baru sekali ini pernah mengikuti kegiatan di TPS sebagai petugas, dan dia beranggapan tanggung jawabnya kali ini sangat besar sekali dan dan sangat antusias sekali.

Felix tumanggor (20 tahun)warga jalan kuali, yang baru menyelesaikan sarjananya dari UNPRI (Universitas Prima Medan)mengatakan bahwa saya senang ikut jadi anggota KPPS pada pemilu kali ini, karena pengalaman pertama saya ikut anggota KPPS di TPS katanya, yang penting kita bertanggung jawab besar dalam penyelenggaraan tahun ini  katanya,dan bersukur dapat hadir mengikuti simulasi ini.

Pada simulasi ini juga dihadiri oleh ketua KPU Sumatera Utara Benget Silitinga, mengatakan bahwa kegiatan ini KPU Sumatra Utara dan KPU Medan, membuat simulasi karena ada 6000 TPS di  kota medan dan paling banyak di antara daerah tingkat dua lainnya, dan menambahkan bahwa simulasi dilaksanakan dua kali di medan dan satu kali di kabupaten deli serdang,dalam kegiatan ini juga hadir KPU medan Rinaldi.

Dalam simulasi ini dibuat semirip mungkin seperti TPS asli sehingga tidak ada nantinya ,anggota yang  bingung dalam melaksanakan tugasnya di lapangan  ,itulah manfaat dan hasil sebetulnya yang paling bisa diserap dalam simulasi ini untuk mencapai hasil  kinerja yang maksimal.(Ronald Sihombing)

Tinggalkan Balasan