Lakukan Rajia Cipkon, Polisi VS Warga

www.negaraonline.com, Tanjung Balai – Polres, Dinas Sosial (Dinsos) dan Satpol PP Kota Tanjungbalai melakukan Razia Cipta Kondisi kepada Gelandangan dan Pengemis (Gepeng), Premanisme dan Orang yang memiliki gangguan Jiwa dilokasi Keramaian, daerah rawan kejahatan dan Objek Vitas seperti Bank.

Hal ini dikatakan Kepolres Tanjungbalai AKBP Tri Setyadi Artono SH SIK MH didampingi Waka Polres Kompol Taryono Raharja SH SIK melalui Kasat Sabhara AKP yani Sinulingga didampingui Kasubbag Humas Iptu Djumadi Senin (26/2/18) diruang kerjanya.

Dikatakannya, hasil koordinasi Polres Tanjungbalai dengan dinas terkait, maka dilakukanlah razia Cipta Kondisi dalam menjaga Keamanan, Ketertiban Masyarakat (kamtibmas) menjelang Pemilihan Kepala Daerah Gubernur Sumatera Utara (Pilkada Gubsu), Jelasnya.

” Dari lokasi yang dilakukan razia yaitu seputar Kota Tanjungbalai, yaitu dijalan Anwar Idris, Link. V, Kel. Bunga Tanjung, Kec. Datuk Bandar Timur, nyaris terjadi bentrok antara personil dengan seorang pria yang diduga memiliki kelainan jiwa, namun masih dapat dilumpuhkan oleh Team Razia Cipta Kondisi, selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial “, Beber AKP Yani Sinulingga.

Kasat Sabhara menuturkan adapun kelima pria yang diduga mempunyai kelainnan jiwa dengan inisial yaitu : DD, 22 warga Kisaran, MSD, 58, warga Tebing Tinggi, DWS 48 warga Anwar Idris kota Tanjungbalai dan MZK, 53 warga Bagan Asahan, Kab. Asahan dan Mr X,” pria yang berinisial MR X tidak mau ngomong dan berbicara saat ditanya team razia Cipta Kondisi “, Sebutnya.

Terpisah, Plh Kadis Sosial M Idris melalui Kabid Rehabilitasi Sosial (Resos) Wiwik didampingi Stafnya Aswadi membenarkan, adanya perkelahian antara team razia dengan seorang laki laki yang diduga memiliki kelainan jiwa berinisial DWS, 48, warga jalan Anwar Idris, Link. V, Kel. Bunga Tanjung, Kec. Datuk Bandar Timur, Jelasnya

Aswadi menuturkan, saat mengamankan DWS dari rumahnya, pria yang meresahkan masyarakat melakukan perlawanan hingga terjadi baku hantam dan sempat mengeluarkan senjata tajam berupa sebilah pisau yang terselip dipinggangnya.

” Begitu ada laporan masyarakat, Team razia Cipa Kondisi langsung kelokasi bang, saat mau diamankan, pria yang memiliki kelainan jiwa ini, melakukan perlawanan hingga bentrok pun tak dapat dihindari serta DWS meronta dan menunjang personil polres Tanjungbalai dan sempat mengeluarkan pisau. namun team lebih sigap dan tanggap segera menghalaunya dan berhasil membekuknya hingga tak berkutik “, Ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Aswadi, sebulan yang lalu, dirinya beserta anggota Dinas Sosial pernah mendapat kabar dari masyarakat yang mengatakan, ada seorang laki laki yang memiliki kelainan jiwa dan sering memegang parang panjang, lalu mendatangi mencoba untuk mengamankan serta mengobati ke RS Jiwa namun tidak berhasil karena DWS mengamuk sejadi jadinya, Ucapnya.

Namun kali ini, Kata Aswadi lagi, setalah DWS diamankan, kemungkinan setelah berkoordinasi dengan pihak kelurahan, untuk mengeluarkan BPJS nya, maka dimungkinkan besok ia (DWS-red) akan direhabilitasi atau dikirm untuk diobati ke Rumah Sakit jiwa yang berada di Simalingkar Medan, Sedangkan yang empat orang lainnya dikembalikan kepada pihak keluarganya, Pungkasnya mengakhiri.(Irawan)

Tinggalkan Balasan