Lanal TBA Sedang Perang, Begini Himbauan Danlanal

Tanjungbalai, Negara Online – Komandan Pangkalan TNI AL Tanjungbalai Asahan (Danlanal TBA) melalui Perwira Pelaksana (Palakasa) mulai melakukan perang terhadap sampah dipinggiran sungai, hal ini ditandai dengan dilakukannnya bersih besih didaerah Pantai Amor jalan Asahan Kelurahan Indra Sakti Kecamatan Tanjungbalai Selatan yang diikuti dari jajaran Lanal TBA, Koramil TNI AD, Pemko Tanjungbalai, Ormas FKPPI, Camat, Lurah, Kepling dan masyarakat setempat, Jumat (17/11).

Untuk daerah Kota Tanjungbalai Aksi nyata kegiatan perang terhadap sampah disepanjang bangaran sungai Asahan ini di bawah kendali langsung Palaksa didampingi Pasi Intel Kapten Laut (P) Samsul beserta seluruh prajurit dibantu instansi terkait dan masyarakat sekitar.

Menurut Danlanal TBA Latkol Laut (P) dalam sambutannya yang diwakilkan Palaksa Mayor Laut (KH) Taryono SH MH, upaya ini tidak mudah untuk menjamin seratus persen Sungai yang mengalir dari Kabupaten Asahan bersih dari sampah, semua ini perlu dukungan,” Tanpa dukungan dan kesadaran dari kita semua (Elemen masyarakat red.) akan peduli dan rindu perlunya lingkungan sungai dan laut yang bersih serta sehat, itu tidak mungkin itu terjadi”, ucapnya

” Lanal Tanjung Balai Asahan melaksanakan Karya Bakti Semester II dalam rangka Hari Armada 2017 dengan giat Pembersihan Pantai Amor, Untuk itu mari mulai hari ini nyatakan untuk tidak membuang sampah di laut, Kalau bukan kita siapa lagi yang dapat berbuat, Jelasnya.

Kami Lanal TBA mengimbau kepada seluruh masyarakat dan kapal-kapal yang ada disekitar pelabuhan Teluk Nibung, Bagan Asahan dan pesisir pantai Timur Sumatera Utara agar tidak sembarangan membuang sampah di laut supaya lingkungan laut kita tetap bersih dan sehat “. Imbuh Mayor Laut (KH) Taryono SH MH yang sangat peduli terhadap kebersihan

Taryono mengaku, bila melihat Kondisi air sungai Asahan saat ini dan melayangkan pandangan, hampir seluruhnya yang kita lihat bukan warna warni ikan berenang di air tetapi sejumlah sampah yang mengapung,” ini tentunya mengganggu ekosistem biota sungai dan laut, jelasnya.

Keberadaan sampah memang meresahkan lingkungan dan ini memang sangat memperihatinkan. Selain menyebabkan bau kurang sedap, sampah yang berserakan mengapung di sungai juga tidak enak dipandang mata ” Ikan yang dimakan pun akan kurang baik bagi kesehatan kita, dan bisa menjadi penyabab kerusakan kapal karena dikhawatirkan bisa masuk dan melilit propeller mesin kapal “, ungkapnya.

Pantauan dilapangan, selain memberikan peralatan kerja kepada perwakilan peserta secara simbolis, undangan yang berhadir Lanal TBA sebanyak 70 orang, TNI AD 15 orang, satuan Bromob Tanjungbalai 15 Orang, PSDKP 5 Orang, Satpol Air 10 Orang, Polres Tanjungbalai 10, Syahbandar 5 orang, Ibu Jalasenastri 15 orang, masyarakat sekitar 30 orang, Pramuka Saka Bahari 40 orang dan Ormas FKPPI 20 Orang.(Irawan)

Tinggalkan Balasan