Lebih Dari 100 Hektar Perkebunan Diduga Tidak Miliki IUP

Negaraonline.com, Labuhan Batu Selatan – Diperkirakan lebih dari 100 hektar perkebunan kelapa sawit diduga tidak miliki Izin Usaha Perkebunan (IUP).

Perkebunan kelapa sawit tersebut berlokasi di Desa Tanjung Mulia Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel). Yang kabarnya perkebunan itu diusahai dan dikuasai Aseng Bekti.

Kuat dugaan perkebunan yang luasnya lebih dari 100 hektar itu yang kabar-kabarnya dikuasai dan diusahai oleh Aseng Bekti pemilik perkebunan kelapa sawit yang diduga tidak memiliki izin usaha perkebunan.

Hal tersebut dikatakan oleh Zulkarnaen Siregar selaku Kepala Dinas Perizinan Kabupaten Labusel. “Yang jelas izin perkebunan kelapa sawit atas nama Aseng Bekti yang berada di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labusel tidak ada izinnya”. Kata Zulkarnaen Siregar diruangannya Rabu(07/08/19) sekira pukul 10:00 WIB pada wartawan Negara Online.

Ditambahkannya lagi, saya pastikan izin usaha perkebunan kelapa sawit atas nama Aseng Bekti tidak ada,” saya Zulkarnaen Siregar Kepala Dinas Peizinan, ini Roy Toman Kabid perizinan yang namanya Aseng Bekti tidak ada izinnya,” jelasnya.

Sangat disayangkan ketika dikonfirmasi tentang izin usaha perkebunan kelapa sawit tersebut melalui via telpon pihak perkebunan kelapa sawit Budiman selaku pimpinan atau orang yang dipercaya untuk menjalankan perkebunan tersebut dengan no Hp 0853 5574 9XXX tidak memberikan jawaban tentang izin usaha perkebunan, “tanyak sama humas saya saja, nanti nomor bapak saya kirimkan ke no Hp humas saya. Biar Humas saya saja yang menjelaskannya”. Ucap Budiman via telpon rabu, (07/08/19) sekira pukul 19:51 WIB.

Ipit Humas perkebunan kelapa sawit saat dikonfirmasi melalui via telpn tentang izin usaha perkebunan
dengan nomor telpn/Hp 0852 0727 4XXX tidak tau, “maaf pak, saya tidak tau soal izin usaha perkebunan kelapa sawit. Saya masih punya atasan, nanti pak saya kordinasi dulu sama pimpinan saya. Besok pak saya kabari”. Jelasnya.

Ditambahnya lagi,”uda la, gak usah manggil bapak, panggil abang saja. Sama-sama orang lapangannya kita, besok-besok kita duduk bersamanya diwarung kopi”. Katanya rabu,(07/08/19) melalui via telpn sekira pukul 20:13 WIB.(Zulkifli Harahap).

Tinggalkan Balasan