Masyarakat Miskin Dikabupaten Samosir Mencapai 14,4 %

www.negaraonline.com, Samosir – Siahaan Kepala Badan Perencanaan Daerah Kabupaten Samosir serahkan hasil Musrembang Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah Kabupaten Samosir tahun anggaran 2019 kepada Bupati yang diwakilkan Sekda Jabiat Sagala, Musrembang ini dilangsungkan selama dua hari 26 – 27 Maret 2018 di Hotel JTS Pangururan.

Musrembang Kabupaten Samosir ini dibagi menjadi tiga Program yaitu program unggulan, prioritas dan program pengentasan kemiskinan tahun anggaran 2019 yang dituangkan dalam tiga kelompok kerja yaitu Bidang Pariwisata, Pertanian dan sosial pengentasan kemiskinan menjadi 10% yang kini mencapai 14,4%.

Wakil Bupati dalam sarannya secara tegas menyampaikan, agar program APBD Samosir ada penyebaran pembangunan dan pemerataan Pembagunan, karena ada 14 % masyarakat di samosir ini yang miskin. Jika ada program pembangunan bisa di ikuti masyarakat susah yang akan mengalami perbaikan ekonomi.

Sekarang dengan ngencarnya pembangunan Pariwisata di Kabupaten Samosir, tentu harus berdampak kepada masyarakat dari hasil pembangunan pariwisata itu, pemerintah kabupaten Samosir juga harus bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bila hal ini tidak bisa dilakukan, maka ini berdampak yang buruk bagi pariwisata di Samosir ini.

Wakil Bupati menghibau kepada OPD, dan ASN agar membuat program yang memang betul mengena kepada masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan, seperti janji Bupati dan Wakil Bupati selama melaksanakan kampanye.

Rudi Siahaan dalam sambutan acara penutup menyampaikan, hasil dari musrembang RKPD 2019 kabupaten Samosir dengan tema, melanjutkan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan nilai tambah pada sektor pertanian, dan pariwisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ini akan menjadi E- Planing.(Parlindungan)

Tinggalkan Balasan