Menyambut Bulan Suci Ramadhan Tempat Hiburan Tutup Selama Enam Hari

Negaraonline.comAsahan – Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP mengimbau kepada seluruh pengusaha tempat hiburan untuk menutup sementara usahanya selama bulan suci Ramadhan.

” Kepada pengusaha rumah makan, restoran dan cafe untuk menghormati ummat Islam yang sedang melaksanakan ibadah puasa dengan tidak menjual makanan dan minuman selama bulan Ramadhan secara terbuka” katanya dalam acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1440 H di Mesjid Agung H Ahmad Bakrie Kisaran,” Selasa (09/04/19).

Dijelaskan Drs. H Taufan Gama Simatupang MAP dalam pidato tertulisnya, memasuki bulan suci Ramadhan atas nama pemerintah Kabupaten Asahan mengimbau kepada seluruh pengusaha tempat hiburan, billiar dan sejenisnya untuk menutup sementara usaha tiga hari sebelum dan tiga hari sesudah Ramadhan.

Bupati Asahan dalam pidato tertulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Asahan, H Surya BSc mengatakan Isra Miraj merupakan bagian dari perubahan kearah yang lebih baik dari segi spritual dan sosial.

” Dari segi spritual pada hakikatnya mengajarkan kita untuk senantiasa taat terhadap perintah dan menjauhi larangan Allah SWT. Dari segi sosial mengajak kita melakukan perubahan dari kesalahan menuju perbaikan dan dari keterbelakangan menuju kegemilangan” kata Wabup.

Setidaknya dari peringatan Isra Miraj ada 2 hal penting yang patut kita keteladani dari Rasulullah yakni mengenang dan meneladani perjuangan Nabi Besar Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Islam ditengah-tengah kaum yang selalu bertolak belakang dengan ajaran yang dibawa Rasulullah baik dari kaum Quraisy dan keluarga.

“Kedua meneladani dan mencontoh perjuangan Rasulullah dalam membangun ummat yang tidak kenal putus asa dan pantang menyerah. Untuk itu kita harus senantiasa berniat, bertekad dan berbuat untuk membangun ummat semampu kita, mulai dari keluarga dan masyarakat sekitar” jelasnya.

Dikatakan Wabup, membangun keluarga dapat dimulai dengan berbagi kasih sayang dengan keluarga mulai sekarang karena belum tentu besok kita memiliki waktu dan kesempatan yang sama. “Contoh keteladanan Rasulullah patut kita pedomani dalam membina keluarga sebagai kelompok yang paling kecil, namun ada kelompok yang lebih besar yaitu NKRI” katanya.

Atas nama pemerintah Kabupaten Asahan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban khususnya menjelang Pemilu serentak Legislatif dan Presiden tanggal 17 April 2019.

“Jangan sebarkan berita hoax dan jangan mudah percaya dengan berita di media sosial yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI. Berbeda partai, berbeda pilihan, boleh boleh saja, namun persatuan dan kesatuan NKRI harga mati. Ayo datang ke TPS, gunakan hak pilih dengan baik dan benar, jangan golput” kata Wabup.

Ustadz H Tuah Sirait MA dari Medan dalam tausiyahnya mengatakan bahwa setiap manusia memiliki derajat yang sama di mata Allah SWT, hanya amal ibadah dan keimanan seseorang yang membedakan manusia dihadapkan Allah SWT. Acara dirangkai penyantunan kepada anak yatim dan kaum duafa.

Tampak hadir Wabup Asahan, H Surya BSc, Dandim 0208/As, Letkol Sri Marantika Beruh, Wakapolres Asahan, Kompol M Taufik, DPRD, Forkopimda, MUI, Imtaq, Sekda Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi, Staf Ahli, Asisten, OPD, Kabag, Camat, Lurah dan ratusan jamaah. (Bawadi)

Tinggalkan Balasan