MUI, FPI, Pemuda Muhammadiyah, FATAYAT NU, DPRD Asahan Dan AMPI Minta Game Zone Ditutup

www.negaraonline.com, Asahan – Sekjen DPD AMPI Kabupaten Asahan menegaskan kepada Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Asahan dan Kepolisian untuk bertindak tegas melakukan pencabutan izin operasional dan menutup permainan ketangkasan alias Game Zone yang beraroma perjudian di seputar Kota Kisaran.

Ketangkasan berkedok permainan anak anak ini sudah lama beroperasi sangat meresahkan dan menyesatkan masyarakat. Apapun bentuk permainannya itu tetap judi dan harus ditutup. Demikian di pertegas Sekjen AMPI Asahan Ali Syakban di Kisaran melalui selulernya, Kamis (1/10)

Menanggapi permintaaan dari Ketua MUI, FPI, Pemuda Muhammadiyah, Ketua FATAYAT NU, Wakil Ketua DPRD dan Sekjen AMPI Asahan menegaskan kepada Pemkab Asahan dan Kepolisian untuk mencabut izin operasional game zone tersebut dan sekaligus menutupnya.

Baca juga  http://www.negaraonline.com/masyarakat-wakil-ketua-dprd-asahan-minta-pemkab-dan-penegak-hukum-menutup-game-zone

Kadis Pemuda Olah Raga dan Parawisata (Disporapar) Asahan Andre Simatupang melalui Whats-APP milik peribadinya membalas, Saya akan berkoordinasi dengan dinas terkait diantaranya Kasatpol PP dan Perizinan untuk mengambil langkah selanjutnya
Saya kabari lagi setelah saya koordinasi ya Pak, jawab Andre melalui WA, Kamis (1/10)

Sementara Kasat Pol PP Asahan Isa Harahap saat di konfirmasi awak media melalui Whats APP miliknya juga membalas dengan kalimat, itu tugasnya Rosmita Hasibuan Kabid Penertiban, selanjutnya hubungi aja, apa ada kaitan dengan Disporapar.

Ini lagi di kordinasikan sama instansi terkait. Ya, hari ini kita kordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait permintaan ulama game zone harus di tutup di Kota Kisaran, jawab Isa (Tim)

Tinggalkan Balasan