Musrembang RKPD, Meningkatkan Segala Sektor Dikabupaten Samosir

www.negaraonline.com, Samosir – Bupati Samosir Rapindin Simbolon Senin, ( 26/3/18)didampingi wakil Bapati Samosir, Juang Sinaga resmi buka pelaksanaan Musrembang RKPD kabupaten Samosir tahun 2019 di hotel JTS Pangururan, musrembang ini mengambil tema, Melanjutkan Pembangunan Infrastruktur dan Meningkatkan Nilai Tamba Pada Sektor Pertanian dan Pariwisata untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi.

Rapidin Simbolon, dalam arahan sambutannya menyampaikan, dalam proses seharian selalu marah – marah kepada para ASN, bukan karena benci atau sakit hati.

Namun itu hanya sekedar meningkatkan kinerja dalam Mensejahterakan masyarakat kabupaten Samosir yang memiliki Kawasan Strategi Nasional dan Kawasan Startegi Pariwisata Nasional karena kesempatan tidak datang dua kali, “jadi kesempatan ini mari kita pergunakan semaksimal mungkin.” Kata Bupati.

Usai sambutan bupati, acara dilanjutkan dengan pemukulan Gondang bersama dan dilangsung memberikan Candra mata kepada para nara sumber dari Kementeian PU PR kawasan strategi jalan nasional II Sumut dan Riau, dihadiri Paul Siahaan, Kepala Bapedasu S, Sormin dan kepala balai sungai diwakili oleh Erwin Sihite.

Acara diawali dengan penjelasan dan tanya jawab dari Kementrian PUPR yang melamporkan pelaksanaan jalan nasional di Kabupaten Samosir yang mendapat pembangunan sepanjang 145 Km, yang kini mengalami kendala dalam pelaksanaan pelebaran dilapangan, yang banyak menghadapi hambatan dan tantangan dari warga terkait dengan pembebasan lahan.

Paul menambahkan, kontrak kerja pembangunan jalan kawasan nasional di Kabupaten Samosir berahir pada tahun 2019, dan setelah ada pembebasan kami langsung segera mengerjakannya., jadi sampai sekarang yang bisa kami laksanakan hanya masih 4,5 meter saja..

Selanjutnya Paul menambahkan, program pembangunan dikawasan Danau Toba adalah 145 jalan nasional lingkar Samosir dan 365 km untuk jalan lingkar danau Toba, sedangkan untuk Sumatera Utara, akan segera dilaksanakan pembuatan jalan Tol Tanjung Morawa – Tebing Tuntas, kemudian jalan Tol Tebing – perindustrian Kuala Tanjung, dan jalan Tol Tebing – P. Siantar , sedangkan jalan tol P Siantar – ke Samosir belum bisa terencana karena belum sesuai dengan kebutuhan.(Parlindungan)

Tinggalkan Balasan