Pebisnis Warga Jalan Sudirman Ketangkap Kasusnya Sama

Negaraonline.com, Tanjungbalai – Penjara ternyata tidak membuat insyaf dan meresapi kesilafan masa lalu, malah kembali ke jalan yang salah dengan menekuti kerja dalam bisnis Narkoba yang seblumnya telah memasukkannya ke dalam Lembaga Pemasyarakatan selama 6 tahun.

EW ( 34) warga jalan Jend Sudirman KM 6, kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai diringkus oleh Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Tanjungbalai karena terlibat dalam peredaran Narkoba.

Mantan residivis yang baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan sejak 3 bulan lalu ini di ringkus di pinggir jalan di dekat rumahnya di duga sedang menunggu pembeli, pada senin (15/7/19) sekira pukul 15.30 WIB.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai membenarkan kejadian tersebut, Kejadian berawal dari Informasi yang disampaikan warga yang resah atas peredaran di daerah tersebut, ucap AKBP Irfan Rifai, selasa (16/7/19).

Tersangka tidak berkutik saat dihampiri petugas, dan hanya bisa pasrah saat dilakukan penggeledahan badan dan dari kantong celana sebelah kanan ditemukan 1 buah kotak kecil yang didalamnya berisi 3 bungkus plastik berisi sabu, sementara dari kantong sebelah kiri kembali ditemukan 1 bungkusan plastik ukuran sedang yang berisi sabu.”Total sabu yang disita adalah seberat 16,20 gram ” terang Kapolres.

Selain itu petugas juga menyita 2 unit Handphone, 1 buah sendok pipet plastik warna putih dan uang tunai Rp. 500.000,-.

Pengakuan dari tersangka ini mengatakan bahwa sabu tersebut diperolehnya dari seorang lelaki berinisial RZ warga Tanjung Morawa, Deli Serdang.

Ceritanya bahwa tersangka sendiri yang mengambil barang tersebut ke Tanjung Morawa dengan terlebih dahulu memesannya melalui telepon dan nantinya mereka akan berjumpa di suatu tempat yang mereka persetujui.

Tersangka mengenali sang bandar ini, saat mereka sama – sama sebagai penghuni / warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan.

Tim Opsnal belum berhasil meringkus sang bandar berinisial RZ ini dikarenakan no Handphone yang sering digunakan untuk berkomunikasi tidak bisa dihubungi atau sudah aktif, namun Petugas akan terus menyelidiki kasus ini berdasarkan pemgakuan dari tersangka.(Wanda)

Tinggalkan Balasan