Peningkatan Pajak Perlu Dilakukan Dengan Cara Melakukan Pendataan

www.negaraonline.com, Asahan – Mengenjot pendapatan daerah dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Badan Pengelola dan Pendapatan Daerah (Bappenda) lakukan pendataan terhadap PBB pedesaan dan perkotaan.

Kepala Bappenda Asahan, Mahendra, Jumat (13/7/2018) melalui Kepala Bidang Pendataan dan Pendaftaran, Apriadi mengatakan, peningkatan pajak perlu dilakukan dengan cara melakukan pendataan terhadap PBB pedesaan dan perkotaan, zona nilai tanah (ZNT), dan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), di seluruh Kabupaten Asahan.

Secara bertahap kegiatan dilakukan pada 25 kecamatan yang ada di Asahan dan kita melibatkan 13 tim pendataan, terdiri dari pegawai Bappenda, UPT Bappenda kecamatan, kolektor PBB dan masing-masing kepala dusun atau kepling setempat, ujar Apriadi sembari menambahkan, pendataan dilakukan mulai bulan April dan berakhir bulan September 2018.

Melalui hasil pendataan maka dilakukan perbaikan data, dimana sejak tahun 2014 belum pernah kita lakukan pendataan dan perbaikan nilai pajak tersebut. Perbaikan data ini sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 55 tahun 2016 yang mewajibkan melakukan perubahan data tiga tahun sekali, ungkap Apriadi.

Kembali Apriadi menyampaikan, bahwa penyesuaian perlu dilakukan yang mana NJOP belum pernah disesuaikan.

Sedangkan kondisi pasar tanah dan bangunan terus berubah setiap tahun, sehingga nilainya sudah tidak sesuai dengan perkembangan harga pasar saat ini, tambahnya.

Dengan pendataan tentunya dapat diketahui penyesuaian kelas tanah NJOP PBB agar sesuai dengan harga pasar, serta meningkatnya pendapatan dari PBB dan BPHTB, kata Apriadi.(FR)

Tinggalkan Balasan