Penyuluhan Bahaya Organisasi Radikal Anti Pancasila

Tanjungbalai, Negara Online – Polres Tanjungbalai melalui Satuan Polisi Air melaksanakan kegiatan Penyuluhan Bahaya Organisasi Radikal dan Anti Pancasila program 1 Quick Wins Polri 2017 tentang Penertiban dan Penegakan Hukum Bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila.

Pelaksanaan kegiatan bertempat di kantor kelurahan Pahang, Kec. Datuk Bandar Kota Tanjung Balai Selasa (28/11) dipimpin langsung oleh kepala satuan polisi air (Kasat Polair) AKP Ahmad Riskan Kausar.

Ucapan selamat datang kepada para undangan yang disampaikan Lurah Pahang Toga Thomas diwakilkan Sekretaris lurah, “Serta dengan acara ini pula kita jalin hubungan silaturahmi antara Kepolisian, Pemerintah dan masyarakat kota Tanjungbalai.” Pungkas Seklur.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyuluhan hukum dan bahaya organisasi Radikalisme, aliran sesat dan anti Pancasila yang disampaikan langsung Kasat Polair Polres Tanjungbalai.

Dalam arahannya AKP Ahmad Riskan Kausar mengaku, agar warga masyarakat kelurahan Pahang, Kec. Datuk Bandar tidak mudah terhasut oleh banyaknya pandangan radikalisme sehingga dapat menyesatkan diri pribadi,” Kita harus menjaga keutuhan NKRI dan tetap menjaga hukum negara. “Ucapnya.

Ahmad menghimbau, agar masyarakat kelurahan Pahang, segera memberitahukan dan melaporkan kepada pihak Kepolisian terdekat, bila mengetahui, melihat juga mendengar ada organisasi atau paham radikal serta gerakan anti Pancasila dan organisasi terselubung yang mencurigakan,” Ini semua demi keutuhan NKRI, serta mencegah berkembangnya organisasi atau paham yang dilarang Pemerintah”, Pungkasnya mengakhiri.

Sementara Ustad Khairul Abdi Sag dalam tausiahnya terkait paham radikalisme mengatakan paham radikal yang dapat menghamcurkan NKRI dilarang, termasuk dalam agama karena Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengajarkan radikalisme, islam itu indah dan islam tidak mengenal faham radikalisme.

Diakhir tausiahnya ustadz Khairil Abdi S.Ag., MM mengajak untuk anti akan faham Radikalisme serta kita tidak boleh anti dengan pancasila sebagai dasar negara kita,” Mari bergandengan tangan, agar agama tidak dijadikan kambing hitam untuk satu, paham yang dapat meruntuhkan NKRI “, Tukas Khairul Abdi mengakhiri.

Dalam kegiatan penyuluhan itu juga dirangkai dengan penyerahan bantuan sarana kontak dan bola kaki dan penandatanganan deklarasi bersama menolak organisasi radikal, aliran sesat dan anti Pancasila

Hadir dalam penyuluhan tersebut Kasat Polair, Lurah Pahang, Al Ustad Khairil Abdi S.Ag., MM, Sekertaris Lurah Pahang, Para Kepling, Tokoh Masyarakat, Tokoh agama,Tokoh Pemuda,Tokoh Adat, serta Personil Sat Polair Polres Tanjung Balai dan ditutup dengan Do’a bersama yang dipimpin al ustadz Khairil Abdi S.Ag.(Irawan)

Tinggalkan Balasan