Pertengahan 2018, Pemkab Asahan Terbitkan 7 Buku Etnis

www.negaraonline.com, Asahan – Tahun ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan berencana akan menerbitkan 7 buku etnis yang ada di Asahan. Penerbitan buku itu sendiri merupakan sisa dari jumlah 14 etnis yang ada di Asahan.

Dimana, ketujuh buku etnis sebelumnya telah diterbitkan Dinas Perpustakaan Asahan pada tahun 2017 lalu.

“Insyaallah, tahun ini kita akan terbitkan 7 buku etnis lagi dari total 14 etnis yang ada di daerah ini. Mungkin, penerbitannya baru akan dilaksanakan pada pertengahan tahun ini karena anggarannya akan dimasukkan di P-APBD 2018, ” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan, Misli M.Noor kepada awak media, di ruang kerjanya, Senin ( 8/1)

Kata Misli ketujuh buku etnis yang akan diterbitkan yakni buku etnis Jawa, Banjar, Nias, Sunda, India, Phakpak serta Tionghoa. Sementara tujuh buku etnis yang sudah diterbitkan yakni etnis Melayu, Tabagsel, Aceh, Minang, Batak Toba, Simalungun dan Karo.

Disinggung soal anggaran penerbitan ketujuh buku tersebut telah alokasikan anggaran sebesar Rp 197 Juta.

” Anggaran kita terbatas, makanya penerbitan buku etnis yang ada di Asahan dibagi dua kali penerbitan, ” ujarnya.

Pada kesempatan itu berketepatan ketua etnis yang diwakili Salman Bruto dari Etnis Pakpak mengatakan, bahwa dirinya akan menunggu sampai di P-APBD. “Kami siap menunggu janji pak Kadis untuk menerbitkan buku etnis kami,”ungkap Salman Bruto di hadapan Kadis Perpustakaan Asahan. (FR)

Tinggalkan Balasan