PGOT Digelar Dengan Pasukan Gabungan, 17 Orang Diamankan

Negaraonline.comAsahan – Satuan Polisi Pamong Praja ( Sat Pol PP ) Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar operasi Pengemis Gelandang Orang Terlantar (PGOT). Kegiatan dilaksanakan untuk mengatasi keresahan masyarakat Asahan khususnya di seputaran kota Kisaran.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban (Kabid Trantib) Siti Rosmita Hasibuan yang tengah melakukan tugas dikota bersama para rombongan. Senin(1/4/19)

Operasi PGOT tergabung dengan instansi dari personil Supdenpom I/1-4 Kisaran Provost dari Kodim 0208/As, Polres Asahan, Sat Pol PP dan juga dari Dinas Sosial.

PGOT di mulai dari kantor Sal Pol PP lanjut ke jalan Jenderal Ahmad Yani, jalan Lastarda, jalan Prof HM Yamin, jalan KH Salim, jalan Sei Hasan, jalan Ir H Juanda, jalan Perintis Kemerdekaan, jalan RA Kartini, jalan Pangeran Diponegoro, jalan Imam Bonjol, jalan Dr Sutomo, jalan Panglima Polim, jalan Masmansyur, jalan WR Supratman, jalan Cokroaminoto dengan berakhir di jalan Tusam persis di kantor Dinas Sosial.

” Seperti di ketahui keberadan anak punk di kota Kisaran setiap harinya terus bertambah bahkan ada dari luar provinsi,” sebut Siti Rosmita

Menurut Kabid Trantib dari hasil yang digelar terjaring pengemis sebanyak 7 orang, gelandangan atau anak pang 9 orang, dan orang gila 1 orang.

Kabid Trantib Sat Pol PP Asahan Siti Rosmita Hasibuan saat persliris di Dinas sosial mengatakan banyak tentang keberadaan pengemis, gelandan, dan orang terlatar sudah sangat meresahkan.

” Keberadan mereka terutama anak-anak punk yang menjadi contoh kurang baik terhadap pergaulan anak, remaja khususnya di kota Kisaran ini yang sangat dikuatirkan orang tua yang memiliki anak remaja kata,” jelas Rosmita.(Bawadi)

Tinggalkan Balasan