Polri Berduka, TMBR dan PWNU Mengutuk Keras atas Perbuatan Napiter

www.negaraonline.com, Pekan Baru– Kesedihan yang mendalam menyelimuti instansi Polri, 5 anggota kepolisian telah gugur dalam insiden kerusahan yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok Selasa (08/05). Tokoh Masyarakat Batak Riau(TMBR) serta organisasi islam mengutuk keras terhadap perbuatan Napiter (Nara Pidana Terorisme) tersebut.

Rosti Uli Purba selaku Tokoh Batak Riau mengucapkan bela sungkawanya yang sedalamnya terhadap 5 anggota Polri yang telah gugur saat bertugas.

Rosti mendoakan agar amal ibadahnya semasa hidup almarhum diterima Tuhan Yang Maha Esa. Karena beliau telah mengabdi kepada negara dan rakyat Indonesia.

Terhadap insiden ini, Tokoh masyarakat Riau ini mengutuk keras terhadap perbuatan Napiter tersebut terhadap anggota Polri yang melaksanakan tugasnya dalam mengamankan kerusuhan yang berada di Mako Brimob Kelapa Dua Depok tersebut.

Hal yang senada juga disampaikan oleh ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Riau Rusli Ahmad SE kepada awak media ini, mengecam dan mengutuk keras terhadap perbuatan Napiter di Rutan Brimob Kelapa Dua tersebut

“Kami meminta kepada pemerintah dan aparat lainnya agar dapat menuntut tuntas perbuatan ini. Karena ini sudah tindakan yang luar biasa mereka lakukan di markas Polisi,”ungkap Rusli

Ditambahkan Rusli bahwa NU dan umat islam pada umumnya menolak segala bentuk kekerasan. Al-Quran juga melarang penggunaan kekerasan.

“Untuk itu, apapun itu berbentuk kekerasan dan terorisme. Pihak NU dengan tegas menolak keras terhadap hal tersebut,” tutup ketua PWNU Riau tersebut.(Dedi)

Tinggalkan Balasan