Safari Ramadhan Salah Satu Agenda Rutin Pemerintah Kabupaten Asahan.

Negaraonline.comAsahan – Safari Ramadhan tahun 1440 H/2019 M dilaksanakan selama 4 hari (13, 14, 16 dan 17 Mei) yang diikuti unsur Plt Bupati Asahan, Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tim akan mengunjungi 202 Masjid/Musholla yang berada di 25 Kecamatan (177 Desa dan 27 Kelurahan). Senin (13/5/19).

Sementara Desa Sukajadi Kecamatan Meranti dan Desa Rawang Pasar VI Kecamatan Rawang Panca Arga tidak dikunjungi karena seluruh penduduknya nasrani.

Dihari pertama Plt Bupati Asahan, H Surya BSc dan rombongan mengunjungi Masjid Nurul Ikhsan dusun VI Desa Mekar Sari Kecamatan Buntu Pane.

Sebelum mengunjungi tempat tujuan, H Surya bersama rombongan melakukan buka puasa bersama di Kantor Camat Buntu Pane dan dilanjutkan sholat maghrib berjamaah.

Selanjutnya rombongan melanjutkan perjalanan ke Masjid Nurul Ikhsan untuk melaksanakan sholat isya dan tarawih berjamaah, dilanjutkan bimbingan Plt Bupati Asahan, tausiah Ketua MUI Asahan, H Salman Tanjung, pemberian bantuan kepada 15 orang kaum dhuafa dan 15 orang anak yatim serta bantuan kepada BKM Nurul Ikhsan berupa uang tunai dan sajadah 2 gulung.

Camat Buntu Pane, Ruslan SH mengucapkan terima kasih kepada tim safari Ramdhan yang telah berkunjung di Buntu Pane dan diharapkan kepada masyarakat Buntu Pane dapat memakmurkan Masjid Nurul Ikhsan yang merupakan salah satu karya alm Drs H Taufan Gama Simatupang MAP saat menjabat sebagai Bupati Asahan.

H Surya BSc dalam pidatonya mengatakan safari Ramadhan bertujuan untuk menjalin silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tanpa terbangunnya komunikasi yang harmonis tidak mungkin pemerintahan dan pembangunan berjalan maksimal. Kegiatan keagamaan ini salah satu aplikasi visi dan misi Pemkab Asahan yang religius, sehat, cerdas dan mandiri.

Tanggal 17 April 2019 lalu kita telah melaksanakan Pemilu Legislatif dan Presiden dengan aman dan lancar. Atas nama Pemkab Asahan saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah ikut mendukung terlaksananya pesta demokrasi ini dengan menggunakan hak pilih dengan baik dan benar. Kita harus menunggu dan menghormati keputusan KPU. Siapapun nantinya Presiden/Wakil Presiden RI yang terpilih itulah pemimpin kita 5 tahun kedepan.

H Surya mengatakan tanggal 22 April lalu Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP telah meninggal dunia karena sakit. Mungkin semasa hidupnya ada perbuatan, perkataan dan janji yang belum ditepati, untuk itu atas nama Pemkab Asahan saya mohon maaf yang sedalam-dalamnya.

Semoga seluruh kesalahan dan kehilafannya diampuni Allah SWT dan ditempatkan ditempat yang sebaiknya baiknya. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap sabar dan tabah menerima cobaan ini. Mari kita bacakan Al Fatihah dan kita hadiahkan pahalanya kepada almarhum.

Diakhir pidatonya, H Surya mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak ibadah, bayar zakat, sedekah dan infaq. Khusus kepada seluruh penceramah diharapkan jangan menyampaikan tausiyah tentang politik praktis, sampaikanlah tentang sholat, puasa, silaturahmi, zakat, sedekah, infaq dan tentang Islam lainnya. (Bawadi)

 

Tinggalkan Balasan