Sat Pol Airud Berikan Bantuan Pelampung Kepada Nelayan

www.negaraonline.com, Tanjung Balai – Polres Tanjungbalai melalui Satuan Polisi Air nya, melaksanakan kegiatan penyuluhan bahaya organisasi radikal dan anti pancasila.

Program 1 Quick Wins Polri 2018 tentang “Penertiban dan Penegakan Hukum Bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila “.

Kegiatan dilakukan bertempat kantor kelurahan Pulo Simardan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, dipimpin oleh Ipda Sarijal KBO Sat Pol Airud PolresTanjungbalai

Ucapan selamat datang kepada para undangan yang disampaikan oleh Surep SE selaku Lurah di Kelurahan Pulau Simardan, serta dengan acara ini pula kita jalin hubungan silaturahmi antara Kepolisian, Pemerintah dan masyarakat Kota Tanjung Balai ini.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyuluhan hukum dan bahaya organisasi Radikalisme, aliran sesat dan anti Pancasila yang disampaikan langsung KBO Sat Polair Polres Tanjungbalai Ipda Sarijal.

Dalam arahanya mengatakan, agar warga masyarakat kelurahan Pulo Simardan kecamatan Datuk Bandar Timur tidak mudah terhasut oleh banyaknya pandangan radikalisme sehingga dapat menyesatkan diri pribadi,” kita harus menjaga keutuhan NKRI dan tetap menjaga hukum negara “, Ucapnya.

Sarijal juga menghimbau, agar masyarakat kelurahan ini, segera memberitahukan dan melaporkan kepada pihak Kepolisian terdekat, bila mengetahui, melihat juga mendengar ada organisasi atau paham radikal serta gerakan anti Pancasila dan organisasi terselubung yang mencirigakan.

” Ini semua demi ituh NKRI, serta mencegah berkembangnya organisasi atau paham yang dilarang Pemerintah”, Ucapya menutup.

Sementara Ustad Khairul Abdi S.Ag dalam tausiahnya terkait paham radikalisme mengatakan, paham radikal yang dapat menghancurkan NKRI dilarang, termasuk dalam agama karena Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengajarkan radikalisme,” islam itu indah dan islam tidak mengenal faham radikalisme”, Sebutnya.

Diakhir tausiahnya ustadz Khairil Abdi S.Ag., MM mengajak dan mendeklarasikan untuk anti akan faham radikalisme serta kita tidak boleh anti dengan pancasila sebagai dasar negara kita,” mari bergandengan tangan, agar agama tidak dijadikan kambing hitam untuk salah satu paham yang dapat meruntuhkan NKRI “, Tukas Khairul Abdi mengakhiri.

Dalam kegiatan penyuluhan itu juga acara penyuluhan dirangkai dengan Penyerahan bantuan sarana kontak dari Sat Pol Airud kepada Kelurahan Pulau Simardan Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai berupa Sembako dan pelampung Ring buot untuk kapal Nelayan, serta Penandatanganan Deklarasi bersama menghindari dan menolak “gerakan radikalisme dan anti Pancasila”

Hadir dalam penyuluhan tersebut Kasat Polair diwakilkan KBO Ipda Sarijal, Lurah Pulo Simardan Surep SE, Staf Kelurahan Pulau Simardan, Bhabinkamtibmas Pulau Simardan Bripka M.Yusup, Seluruh Kepling Kelurahan Pulau Simardan dan Masyarakat Kelurahan Pulau Simardan yang hadir sebanyak ± 50 (lima puluh) orang, dengan ditutup dengan doa dipimpin Al Ustad Khairil Abdi S.Ag., MM.(Irawan)

Tinggalkan Balasan