Sudirwan : Didalam LP Tidak Ada Kebebasan Untuk Menggunakan HP

www.negaraonline.com, Inhil – Ketua DPC Granat Inhil bapak Zakaria dan Kalapas kelas IIA Tembilahan Sudirwan menyepakati dan nyatakan sikap siap bekerja sama dalam memberantas peredaran narkotika. Rabu (28/2/18).

Setelah melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu sabu di Mapolres Inhil, dengan hasil sitaan dari tersangka berdasarkan hasil penimbangan oleh PT. Pegadaian Persero, diperoleh berat total sebanyak 499,4 (Empat Ratus Sembilan Puluh Sembilan Koma Empat) gram.

Sabu sabu yang dimusnahkan adalah seberat 475, 64 gram, setelah setelah disisihkan sebanyak 23,76 untuk sampel uji pemeriksaan secara laboratoris di Laboratorium Forensik Polri Cabang Medan dan atau untuk penetapan barang bukti Persidangan Pengadilan nantinya.

Itu merupakan hasil dari pembongkaran sindikat peredaran narkoba yang diduga dikendalikan oleh salah seorang narapidana yang dari dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan, telah membuktikan masifnya peredaran narkoba dari balik jeruji besi.

Kemudian sehari seusai pemusnahan di Mapolres Inhil Ketua DPC Granat Kabupaten Inhil Zakaria bersama Pengurus berkunjung Lapas Kelas II A Tembilahan,(27/2/18) yang langsung disambut oleh Kalapas Kelas II A Tembilahan Sudirwan, SH dan menjelaskan, sejak dirinya dipercaya menjadi Kalapas Kelas II A Tembilahan.

Disaat perbincangan berlangsung Ketua Granat Inhil Zakaria mempertanyakan apakah warga binaan bebas menggunakan HP didalam LP, Kalapas Kelas II A Tembilahan Sudirwan, SH dengan tegas mengatakan bahwa di dalam LP tidak ada kebebasan untuk menggunakan HP karena itu dinyatakan dilarang.

Pada saat perbincangan berlangsung Ketua Granat Kabupaten Inhil Zakaria Bersama Kalapas Kelas II A Tembilahan Sudirwan, SH bahwa jikalau ada petugas yang bermain akan ditindak dengan tegas. Untuk itu dengan ungkapan tersebut maka Ketua DPC Granat Kabupaten Inhil sepakat dengan pernyataan yang telah disampaikan Kalapas Kelas II A Tembilahan.

Bersamaman hal tersebut diatas bahwa Ormas DPC GRANAT Kabupaten Inhil menyatakan sikap dan siapa membantu dan bekerjasama dalam pemberantasan dalam penyalahgunaan narkotika sesuai foksi yang telah dimiliki.

Kemudian dijelaskan kembali bahwa ada 42 PNS baru dilingkungan Lapas Kelas II A Tembilahan harapan kami selaku Ormas bersama Bapak Kalapas agar PNS yang baru untuk tidak rusak dari lingkungan Lapas dan sekaligus dapat mengamankan Inhil ini dari Narkoba. (Adv/Dedi)

Tinggalkan Balasan