Terkait Diperiksanya Dirut, Aktivis Berterima Kasih Kepada Kapolres

Asahan, Negara Online – Sejak diamankan Dirut RSUD HAMS (Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Manan Simatupang) Kisaran dr. Edi Iskandar oleh Unit Tipikor Satuan Reserse Kriminal Polres Asahan, hingga kini masih berada diruangan Tipikor.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Bayu Putra Samara, SIK, ” Masih dalam pendalaman dan analisa dokumen, dr. Edi Iskandar masih dalam pemeriksaan,” kata AKP Bayu Putra Samara, SIK. Jumat (10/11/17)

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Asahan. Julianto Putra, LH, SH salah seorang pengamat pelayanan publik
yang sedang dalam pendidikan mengambil Magister Kenotariatan Pasca Sarjana Umsu Medan, angkat bicara.

Julianto Putra menyebutkan bahwa jeleknya pelayanan RSUD HAMS memang sudah tidak jadi rahasia umum lagi, apa lagi semenjak dipimpin oleh dr. Edi Iskandar semua pelayanan dan administrasi carut marut.”Terkait dengan biaya restribusi jasa umum yang dikutip RSUD HAMS memang tidak sesuai PERDA NO 14 TAHUN 2014 atas Perubahan Perda No 12 tahun 2011 tentang retribusi jasa umum.” Terang Julianto Putra.

“Untuk itu, adanya kegiatan OTT yang dilakukan pihak Tipikor Polres Asahan patut diapresiasi dan saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Kapolres Asahan. Namun, saya berharap kepada Polres Asahan jangan terlalu lama dalam menetapkan Direktur RSUD HAMS Kisaran sebagai tersangka. Sebab merupakan perbuatan melawan hukum yang berkaitan dengan Korupsi, Penipuan dan Pembohongan Publik.” Jelas Julianto Putra. (Ruben Hutagalung)

Tinggalkan Balasan