Terkait Gudang Kargo, Begini Kata Witoyo

www.negaraonline.com, Asahan – Gudang kargo yang berdampingan dengan Terminal Madya Kisaran Asahan lebih kurang 2 tahun berdiri.

Masyarakat Kota Kisaran, dan sejumlah pengusaha berharap agar Pemkab Asahan segera mengaktifkannya.

Baca juga :     http://www.negaraonline.com/smp-smasmk-negeri-biaya-masuk-sekolah-dikabupaten-asahan-300-ribu-lebih

Permintaan yang terus disuarakan masyarakat ini agar truk tidak melakukan bongkar muat, di bahu jalan, di mana berdampak dengan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas bagi penguna jalan, khususnya di daerah padat yang berada di sekitar inti kota Kisaran.

Untuk apa ada gudang kargo dibangun begitu luasnya tapi tidak dapat berfungsi dan bermanfaat, ujar warga Kisaran, Rudi kepada wartawan yang mengaku sering melihat aktifitas bongkar muat di jalan. Selasa (24/7/18) di Kisaran.

Husin juga menyebutkan, bila Pemkab Asahan mengaktifkan gudang kargo tersebut, maka akan menambah pendapatan kas daerah dengan mengutip retribusi. Dari pada truk yang melakukan bongkar muat di bahu jalan yang sangat membahayakan penguna jalan.
Kita yakin pengusaha pengusaha truk lebih nyaman bongkar muat di gudang kargo dari pada di bahu jalan, ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan, Witoyo mengatakan, keberadaan gudang kargo, merupakan wewenang pihaknya. Namun hingga kini pihaknya belum bisa terlalu jauh memaksa truk untuk masuk ke gudang kargo itu.

Dimana ada beberapa hal yang harus dipenuhi Pemkab Asahan, sehingga truk bisa bongkar muat di gudang kargo itu, seperti harus memiliki regulasi khusus yang jelas tentang aktifitas gudang kargo.

” Kita sebagai perwakilan pemerintah kabupaten lagi memproses peraturan daerah tentang kargo dengan harapan aturan tersebut segera selesai dibahas agar dijadikan erda mohon dukungannya,” ucap Witoyo.(FR)

Tinggalkan Balasan