Uang Koordinasi Untuk Wartawan, Pencairan DD Dikutip Rp. 450 Ribu Per Kades

www.negaraonline.com, Aceh Utara – Oknum Ketua Forum Keuchik (Kepala Desa) Kecamatan Paya Bakong, kabupaten Aceh Utara diduga telah melecehkan kinerja wartawan. Pasalnya, oknum tersebut telah mengutip uang ratusan ribu rupiah dari para keuchik setempat untuk disetorkan kepada wartawan dengan dalih ‘uang koordinasi’.

Keterangan sejumlah keuchik di kecamatan setempat kepada media ini, membenarkan bahwa para keuchik tidak perlu memberikan uang lagi secara pribadi kepada wartawan karena pihaknya sudah menyetor uang sebesar Rp 450 ribu per keuchik yang diserahkan melalui ketua Forum setempat.

“Kami sudah kumpul uang Rp 450 ribu melalui ketua forum keuchik saat pencairan dana desa tahap kedua. Alasan ketua forum uang itu dikumpulkan melalui satu pintu untuk diberikan kepada wartawan. Keputusan itu berdasar permintaan ketua forum pada rapat dengan seluruh keuchik yang disaksikan oleh Camat,” ungkap salah satu Keuchik.

Sementara itu Ketua Forum Keuchik Kecamatan Paya Bakong, Junaidi membantah telah mengutip uang seperti yang dituduhkan oleh Keuchik kepadanya, yang dikonfirmasi awak media pada Minggu (14/10/18)

“Itu fitnah, saya tidak pernah meminta atau mengutip uang dari keuchik untuk wartawan,” kata Junaidi.

Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh, Abubakar mengutuk keras perbuatan salah seorang ketua Forum Keuchik yang diduga telah mengutip uang dari sejumlah Keuchik di Kecamatan itu dengan dalih untuk dibagikan kepada wartawan di kabupaten Aceh Utara.

Ia pun meminta pihak Kepolisian dan Kejaksaan Lhoksukon untuk memeriksa ketua Forum Keuchik kecamatan Paya Bakong dan sejumlah Keuchik yang telah menyetorkan uang dengan mencatut profesi wartawan.

“Itu perbuatan melanggar hukum, saya minta penegak hukum untuk segera memeriksa mereka yang telah mencederai profesi wartawan,” tegas Abubakar.

Ditegaskannya lagi, hal itu perlu dilakukan untuk memperjelas siapa yang diduga telah memperkaya diri dengan alasan uang untuk wartawan.

IWO Aceh juga mengecam kalau ada oknum wartawan yang meminta uang Anggaran Dana Desa (ADD) yang dikumpulkan oleh ketua Forum Keuchik.(Syahrul)

Tinggalkan Balasan