Viral Dengan Modus Permainan, Kapolres Asahan Perintahkan Personil

www.negaraonline.com, Asahan – Ketua Pemuda Muhammadiyah Asahan Rosmansyah, STP mengatakan kalau memang ada permainan game zone yang diduga beraroma perjudian di seputaran Kota Kisaran sangat meyanyangkan hal itu terjadi.

Oleh karena itu dengan tegas kita meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan untuk melakukan pembinaan dan meninjau kembali izin operasional game zone tersebut.

Baca juga
http://www.negaraonline.com/diduga-gegara-marak-permainan-berkedok-ketangkasan-visi-misi-bupati-asahan-tercederai

Menurutnya, yang mengeluarkan izin rekomendasi tersebut adalah Disporapar dan Dinas Perizinan. Jikalau pihak pengusaha menyalahi atauran dan meyalahgunakan izin tersebut, maka Dinas terkait yang akan memberi sanksi administrasi dan bila perlu di cabut izin operasionalnya, demikian disampaikan Rosmansyah yang juga merupakan anggota DPRD Ashan dari Fraksi P-DIP itu. Rabu, (31/10) di Kisaran melalui selulernya.

Menanggapi maraknya game zone di Kota Kisaran membuat Ketua FATAYAH NU Asahan Nurasli angkat bicara. Nurasli mengatakan bahwa segala bentuk perjudian online, of line maupun game zone adalah haram.

Judi apapun itu bentuknya tetap haram sesuai hukum yang berlaku dan ini wajib diberantas, kita ini negara hukum bang, ” judi apapun itu tetap haram sesuai hukun yang berlakuĀ  dan harus di diberantas, kita ini negara hukum bang, ” cetusnya ketika di konfirmasi awak media melalui telpon genggam, di Kisaran

Sementara itu, sebelumnya Kapolres Asahan AKBP Yemi Mandagi SIK sudah perintahkan Kasat dan Kapolsek untuk menindak lanjuti atas tudingan maraknya permainan ketangkasan yang diduga mengandung unsur judi.

” Saya sudah perintahkan Kasat dan Kapolsek untuk tindak lanjut hal tersebut, Jelas Kapolres melalui Pesan singkat WatsAppnya, Selasa (30/10/18)

KapolsekĀ  Kota Kisaran Iptu Rianto, SH, MSi, mengatakan akan kita tindak lanjuti perintah Kapolres dan akan kita selidiki apa benar adanya dugaan perjudian di permainan game zone tersebut. “Bila terbukti di tindak tegas,” tandasnya

Rianto juga menghimbau kepada pengusaha agar izin permainan dan atau ketangkasan jangan dijadikan bisnis perjudian. Karena apabila jika pengusaha melanggar aturan tersebut yang paling berwenang untuk menutup dan mencabut izin operasionalnya adalah Dinas terkait, kata Rianto.(Tim)

Tinggalkan Balasan